Niat Sholat 5 Waktu Lengkap Bahasa Arab Latin dan Terjemahannya Sesuai Sunnah Nabi

sholat tahajut
sholat tahajut

Niat Sholat 5 Waktu Lengkap Bahasa Arab Latin dan Terjemahannya Sesuai Sunnah Nabi

Mendirikan shalat 5 waktu dalam sehari semalam bagi seorang muslim merupakan kewajiban yang tidak bisa diganggu gugat. Kwajiban ini wajib, baik bagi muslim laki-laki maupun muslim perempuan.

Oleh sebab itu kita perlu tahu dan mengerti lafadz dan bacaan niat shalat lima waktu dalam bahasa Arab. Mengapa bahasa arab? Karena sholat wajib menggunakan bahasa arab. Adapun bacaan latin dan terjemahnya sifatnya adalah membantu kita memahami isi dan makna sholat itu sendiri.

Tahukah kamu, bahwa shalat itu memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan istimewa dalam agama Islam. Maka
sungguh sangat berdosa bagi kita yang meninggalkan shalat 5 waktu atau menelantarkan dan menyia-nyiakan shalat 5 waktu. Bahkan orang yang meninggalkan kewajiban shalat dengan sengaja dia bisa dihukumi
sebagai orang yang kafir.

niat sholat lima waktu

Karena Begitu pentingnya shalat maka shalat juga biasa disebut sebagai tiang agama artinya apa? Artiya, jika pemeluk agama Islam tidak melaksanakan shalat maka sungguh dia
telah merobohkan agama.

Bukan agama Islam yang dirubuhkan tetapi agama dirinya sendiri. Dia
telah menghancurkan agama Islam yang ada dalam dirinya sendiri. Dia telah merugi serugi-ruginya. Dia akan menjadi orang yang rugi di dunia hingga akhirat.

Bagi seorang muslim dalam sehari semalam dia diwajibkan menjalankan shalat 5 waktu.

Shalat ini hukumnya adalah wajib tanpa terkecuali bagi seorang muslim yang telah baligh dan berakal.

Hal yang terpenting dalam ibadah shalat adalah niat. Bacaan niat shalat 5 waktu itu perlu kita pahami dan kita mengerti sedetail dan sedalam-dalamnya.

Mengapa kita perlu memahami dan mempelajari tentang niat ini sedetail mungkin? Karena niat merupakan ukuran dan penilaian dari Allah atas amalan seseorang.

Diriwayatkan dari sahabat Umar bin Khattab, nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda:

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ ، وَإِنَّمَا لاِمْرِئٍ مَا نَوَى ، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا ، فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barangsiapa yang berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah karena Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrah karena dunia yang ia cari-cari atau karena wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya berarti pada apa yang ia tuju (yaitu dunia dan wanita, pen)”

Sesungguhnya diterimanya amal tergantung apa yang diniatkan. Jadi kdudukan niat ini sangat penting dan urgen sekali dalam semua ibadah.

Setiap muslim wajib menegakkan shalat lima
waktu dalam waktu sehari semalam. shalat 5 waktu itu adalah shalat subuh, shalat zuhur, shalat
asar, shalat maghrib dan shalat Isya.

Shalat subuh: Bacaan dan jumlah rakaat serta niat shalat subuh

Shalat subuh adalah shalat yang jumlah rakaatnya paling sedikit yaitu hanya berjumlah 2 rokaat saja. Adapun niat shalat subuh Arab latin dan terjemahannya adalah sebagai berikut

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOSH SHUBHI ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA.

Artinya “Aku berniat shalat fardu Shubuh dua raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala”

 

Sholat dzuhur: Bacaan niat shalat dzuhur serta jumlah rokaatnya

Shalat duhur merupakan shalat yang ditegakkan pada waktu siang hari atau ketika tergelincirnya matahari. Jumlah rakaat shalat zuhur berjumlah 4 rokaat dengan membaca pelan bacaan-bacaan.

Sholat dhuhur ini mempunyai dua duduk tasyahud awal dan Tasyahud akhir. Berikut adalah bacaan niat shalat dzuhur 4 rokaat bahasa Arab, latin dan terjemahnya:

BACA JUGA :   Bacaan Doa pagi Hari dan Sore Hari Yang Sering kita Lalaikan. Padahal besar Sekali Manfaatnya

اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHODL DHUHRI ARBA’A RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA.

Artinya “Aku berniat shalat fardu Dhuhur empat raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala”

 

Shalat asar: Bacaan niat shalat asar serta jumlah rokaat salat asar

Tahukah kamu, jumlah rakaatnya (Asar) sama dengan rakaat shalat zuhur yaitu terdiri dari 4 rakaat dengan memelankan
bacaan fatihah yang ada di dalam shalatnya. Berikut adalah lafadz niat shalat ashar 4 rakaat dalam
bahasa Arab latin beserta terjemahannya:

اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL ‘ASHRI ARBA’A RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA.

Artinya Aku berniat shalat fardu ‘Ashar empat raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala”

 

Shalat magrib: Bacaan niat shalat magrib serta jumlah rakaatnya

Shalat magrib terdiri dari 3 rakaat dengan membaca keras bacaan fatihah dan surahnya. Inilah lafadz
niat shalat magrib dalam bahasa Arab, latin dan terjemahnya:

اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA.
Artinya “Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala”

 

Shalat Isya: bacaan niat shalat isya dan jumlah rakaatnya

Shalat Isya ini jumlah rokaatnya sama dengan shalat zuhur dan shalat asar yaitu terdiri dari 4 rakaat. Namun ada sedikit perbedaan bacaan apabila dalam shalat zuhur dan Shalat
asar.Perbedaan itu ada pada bacaan-bacaannya. Maksudnya adalah bacaan Fatihah. Maka pada shalat isya kita
disunahkan mengeraskan bacaan Al Fatihahnya.

Inilah bacaan niat shalat Isya 4 rakaat bahasa Arab, latin serta
terjemahnya.

اُصَلّى فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL ‘ISYAA’I ARBA’A RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA.

ArtinyaAku berniat shalat fardu ‘Isya empat raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum karena Allah Ta’ala”

 

Sahabat Fataya, itulah tadi lafadz bacaan niat dalam sholat fardhu yang terdiri dari 5 waktu. Bacaan niat sholat fardhu ini penulis kupas dalam bahasa Arab, latin dan terjemahnya. Yuk kita sesuaikan niat bacaan shalat kita.

Misalnya kita sedang melaksanakan shalat maghrib maka membaca niatnya cukup dengan niat shalat magrib
dan seterusnya.

Catatan:

Bacaan niat shalat 5 waktu di atas adalah bacaan khusus bagi kamu yang mendirikan shalat berjamaah atau sedang menjadi makmum.

Apabila kamu sedang melaksanakan shalat sendirian atau tidak sedang berjamaah di masjid atau di mushola maka lafadz bacaannya pun berbeda yaitu tanpa lafadz “makmuman”. Atau kata “makmuman” di hilangkan saja tidak perlu dibaca. karena “makmumam” artinya sedang jadi makmum.

Ketika suatu ketika kamu dipercaya sama orang lain untuk menjadi imam shalat maka lafadz “makmuman” tadi itu diganti dengan kata “imaman”. Inilah contoh bacaannya:

Bacaan niat sholat mahgrib sendirian

Ketika kamu shalat fardhu sendirian maka bacaan lafadz niat shalat adalah sebagai berikut. Untuk contoh niat diatas penulis menggunakan niat shalat magrib

اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN LILLAAHI TA’AALA.
Artinya “Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka’at menghadap kiblat karena Allah Ta’ala”

Bacaan niat shalat fardhu sebagai Imam dalam shalat berjamaah

Ketika suatu ketika kamu ditunjuk untuk menjadi imam dalam shalat berjamaah maka inilah niat shalatnya. Disini penulis memberikan contoh seumpama teman-teman menjalankan shalat manghrib menjadi imam. Maka contoh bacaan menjadi imam adalah sebagai berikut:

اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA’AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN IMAAMAN LILLAAHI TA’AALA.

Artinya Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka’at menghadap kiblat sebagai Imam karena Allah Ta’ala”

Demikian penjelasan singkat yang bisa penulis sajikan tentang lafad bacaan niat sholat lima waktu ini. Semoga dengan mempelajari dan memahami niat dalam sholat,bisa menambah kualitas ibadah sholat kita.

asuransi syariah, life insurance, car insurance, student insurance