Pengertian Teks Negosiasi, Tujuan, Struktur dan Contohnya

Contoh Teks Negosiasi

Tanpa kita sadari negosiasi adalah skill yang sangat dibutuhkan dalam aktifitas sehari-hari. Baik saat kita membeli atau menjual sesuatu. Memahami pengertian teks negosiasi, tujuan dan struktur teks negosiasi akan membuat kamu jago bernegosiasi dan menjadi seorang negosiator ulung.

skill negosiasi
Skill Negosiasi yang Sangat Dibutuhkan | Via Pixabay.com

Negosiasi adalah sebuah aktivitas yang tidak bisa kita lepaskan dari kehidupan sehari-hari. Artinya dalam aktivitas sehari-hari kita selalu butuh skill (keterampilan) negosiasi.

Negosiasi adalah sebuah  skill (keterampilan) langka untuk menawar. Terutama ketika kita melakukan aksi jual beli.

Sebagai penjual saat ada pembeli yang menawar, maka setelah negosiasi kita akan mampu kita mempertahankan harga yang telah kita tetapkan. Atau sebaliknya, kita sebagai seorang pembeli perlu melakukan negosiasi dengan menawar.

Penjual biasanya menawarkan harga yang dia tetapkan. Harga yang dia tetapkan terkadang menurut kita mahal.

Maka kita perlu menawar harga yang telah ditetapkan penjual. Disinilah kemampuan untuk menawar betul-betul terjadi.

Inilah yang disebut dengan skill negosiasi. Sebuah negoisasi yang sukses biasanya menghasilkan deal dan win-win solution yang baik.

Menghasilkan sebuah keputusan yang saling menguntungkan satu sama lain. Tujuan utama negosiasi adalah memperoleh kata sepakat.

Pengertian Teks Negosiasi

pengertian negosiasi
Pengertian teks Negosiasi

Teks negosiasi merupakan bentuk interaksi sosial yang bertujuan mencapai kesepakatan diantara beberapa pihak yang punya kepentingan beda-beda.

Aslinya tiap tiap pihak punya kepentingan masing-masing. Tetapi setelah terjadi kesepakatan, maka mereka masing-masing memperoleh keuntungan.

Apabila tidak terjadi kata sepakat, maka negosiasi mengalami jalan buntu (block). Ahirnya tidak terjadi kesepakatan. Kedua belah pihak sama-sama menerima untung atau hasil memuaskan.

Hasil akhir dari sebuah Negosiasi adalah masing masing pihak bisa menerima hasil sepakatan dengan legowo dan hati yang ikhlas.

Ciri Ciri Teks Negosiasi

Pada dasarnya setiap teks mempunyai ciri-ciri khusus. Termasuk teks negosiasi ini. Berikut beberapa ciri yang melekat pada teks negosiasi:

1.# Memperoleh tujuan praktis dan jelas

Prioritas utama negosiasi adalah sama-sama untung. Mereka sama sama mencari solusi untuk menyelesaikan masalah dan menghasilkan sebuah kata sepakat satu sama lain.

2.# Meraih tujuan praktis dan saling menguntungkan

3.# Media menyelesaikan banyak masalah

Tujuan Teks negosiasi

Ketika seseorang melakukan sebuah negosiasi tujuan utamanya adalah untuk mencapai kesepakatan dan win win Solution. Berikut tujuan negosiasi:

  1. Memperoleh solusi dan jalan keluar

  2. Mencari win-win solution (saling menguntungkan)

  3. Menajuhkan dari saling merasa rugi

  4. Mencari persamaan persepsi, saling setuju dan saling pengertian

Struktur Teks Negosiasi

Struktur Teks Negosiasi
Struktur Teks Negosiasi

Banyak orang yang mencari informasi tentang struktur teks negosiasi beserta contohnya. Mereka ingin memperoleh gambaran yang jelas dan tuntas tentang sebuah negosiasi.

Bukan hanya itu, mereka juga ingin mendapatkan contoh yang jelas tentang sebuah teks negosiasi.

Secara umum ada 3 unsur yang membentuk sebuah teks negosiasi menjadi sebuah kerangka yang utuh. Berikut 7 macam unsur teks negosiasi yang akan penulis sajikan ke hadapan pembaca sekalian:

Orientation (orientasi)

Orientasi kalimat pembuka berupa ucapan salam. Fungsi utamanya adalah untuk mengawali sebuah negosiasi.

Asking (permintaan)

Permintaan yaitu suatu barang jasa yang diinginkan oleh pembeli. Pemenuhan barang atau jasa yang diinginkan oleh pembeli. Sehingga penjual siap dengan segala konsekuensi.

Inilah saat-saat yang paling ditunggu. yaitu puncak negosiasi. Saling tawar-menawar. Masing-masing mengeluarkan negosiasi. Masing-masing mengeluarkan pengalaman mereka dalam bernegosiasi.

Ada sebuah persetujuan di antara dua orang atau lebih.pada negosiasi yang telah mereka lakukan.

Closing (pembelian)

Closing yaitu ketika seorang pembeli (konsumen) dengan negosiasi yang telah mereka lakukan. Pada tataran ini telah terjadi sebuah kata sepakat untuk melakukan aktivitas jual-beli jasa atau barang.

Sebuah kalimat aksi negosiasi berupa ucapan terimakasih dilanjutkan  dengan salam.

Kaidah Kebahasaan

Teks negosiasi seperti halnya teks-teks yang lain. Maka perlu memperhatikan teks kebahasaan.Kaidah kebahasaan teks negosiasi biasanya sebagai berikut:

Kalimat sederhana

Memakai bahasa yang ada (sebuah ungkapan) yang membujuk (persuatif).

Terjadi kesepakatan pada kedua belah pihak. Ada karakter memerintah atau memenuhi perintah.

Tidak Berputar Putar

Masing-masing punya argumen yang kuat sesuai dengan fakta. Salah satu dari mereka minta alasan pada lawan negosiasi. Masing-masing tidak boleh menyela argumen yang disampaikan oleh pihak lain.

 

Contoh Teks Negosiasi

Contoh Teks Negosiasi

Banyak orang yang mencari informasi tentang contoh teks negosiasi termasuk juga teks negosiasi singkat ini.

Mungkin kamu bertanya-tanya mengapa mereka mencari contoh teks negosiasi?

Karena mereka ingin mempunyai referensi yang jelas, sistematis dalam sebuah negosiasi. Orang yang  lagi sendirian dalam sebuah negosiasi sering sekali tidak bisa mengendalikan emosi.

Akhirnya kita melepas sebuah peluang besar untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah yang besar karena takut tidak terjadi transaksi. Duh, nyesek!

Sebaliknya, saat kita melakukan aksi beli untuk melakukan negosiasi sering sekali kita melakukan deal. Padahal harga Masih mahal.

Ini selalu berawal dari kemampuan negosiasi yang sangat lemah. Mempunyai skill negosiasi yang luar biasa perlu latihan terus menerus untuk meningkatkan jam terbang negosiasi kita.

Sebenarnya banyak sekali contoh teks negosiasi dalam kehidupan sehari-hari tetapi sering sekali kita tidak menyadari bahwa itulah contoh dari sebuah negosiasi.

Yuk, simak contoh teks begosiasi berikut ini ya.

Contoh Teks Negosiasi Jual Beli

Kita mencoba datang ke sebuah toko untuk membeli baju.

Pembeli : Assalamualaikum Pak. Saya datang ke sini untuk melihat-lihat stok baju yang bapak punya.                       Siapa tahu ada baju yang cocok untuk saya.

Penjual  : Silakan masuk. Dengan senang hati kami akan melayani apa yang anda inginkan.

Pembeli : Untuk jenis baju koko di mana ya tempatnya?

Penjual  : Oh, untuk baju koko ada di sebelah sana. Kalau baju koko yang ini harganya berapa?

Baju koko itu harganya Rp550.000 Pak

Pembeli  : Ada harga diskon, Pak?

Penjual   : Untuk baju koko istimewa ini pak. Jadi tidak ada harga diskon. Itu harga yang cukup pantas                        untuk kualitas sebuah baju koko premium.

Pembeli  : Misalnya saya tawar menjadi 310 gimana ya pak

Penjual    : Tidak bisa pak. Ini adalah baju koko sebuah brand ternama. Jadi harganya sesuai dengan                             kualitas.

Pembeli   : Ya sudah, kalau gitu nggak jadi Pak.

Penjual    : Gini aja Pak, Saya kasih diskon Rp30.000. Jadi Bapak cukup membayar Rp520.000.

Pembeli   : Gimana kalau tetap 300 saja Pak bukan Rp520.000

Penjual    : Maaf tidak bisa pak. Saya sudah memberikan diskon yang cukup besar. Jika Bapak tidak                              berkenan dan tidak minat tidak apa-apa. Mungkin belum jodoh kita.

Pembeli   : Okelah kalau begitu, saya ambil baju koko ini dengan harga rp320.000 pak.

Penjual    : Saya bungkus ya. Nanti pembayaran di kasir.

Ini adalah sebuah contoh teks negosiasi saat kita melakukan transaksi jual-beli.

 

Contoh Teks Negosiasi di Lingkungan Keluarga

Ayah     : Nak, kamu sekarang sudah besar. Umurmu sudah menginjak 30. Seharusnya kamu sudah punya momongan. Kenapa kamu tidak segera menikah.

Nita      : Ya, gimana lagi ya yah. Belum ketemu jodoh. Ketemu jodohnya, baru menikah. Emang mau nikah sama siapa.

Ayah    : Iya ayah tahu. Tapi kamu segera dandan agar kamu itu menarik bagi cowok yang datang                              kepada   kamu

Nita      : Iya sih, ya. Aku sudah berusaha tapi gimana lagi

Ayah    : Nita,  kamu itu aslinya cantik tapi sikap kamu yang bikin lelaki enggan untuk mendekat                                kepadamu

Nita      : Sudahlah yah. Nanti kalau waktunya datang, Nita akan nikah juga. Kalau sering diomelin                            begitu, kan tambah susah, sedih ya.

Ayah     : Ayah maunya  kamu tuh segera ketemu jodoh. Dari dulu banget, ayah kangen pengen momong                   cucu.  Pengen bermain sama cucuku nanti.

Nita      : Sudah, gini ya. Sebaiknya ayah tenang saja. Ayah doakan semoga aku segera dapat jodoh

Ayah     : Atau ayah carikan kamu jodoh. Teman ayah banyak. Siapa tahu ada yang cocok ya.

Nita       : Nggak usah lah yah. Ngak usah menawarkan anak teman ayah. Sudah ada yang mau sama aku                   loh. Tunggu saja yah. Aku akan kasih tahu ayah kabar surprisenya.

 

Contoh Teks Negosiasi Jual Beli di Pasar

Pasar adalah Tempat bertemunya penjual dan pembeli. Di sana terjadi hukum negosiasi secara alami. Siapa yang bisa nego, dia bisa membeli dengan harga murah. Berikut penulis ajukan kepada pembaca sekalian contoh negosiasi jual beli di pasar.

Penjual : Semangka, semangka, semangka Bu. Harga murah, 10 ribu 3 kilo. Murah  banget.

Pembeli : Apa? Rp10.000,- dapat 3kg murah? Kok murah. Itu mahal. Rp10.000,- 5 kilo ya.

Penjual : Belum boleh Ya mbak. Inisudah harga murah banget.

Pembeli : Sudah kalau gitu, aku pulang saja.

Penjual : Jangan. Gini aja ya. Rp10.000 dapat 4kg.

Pembeli : Oke Deal. Sepakat mbak.

Kesimpulan

Negosiasi adalan sebuah skill (keterampilan) yang perlu kita asah setiap hari. Dalam kehidupan sehari hari banyak sekali keadaan atau kondisi yang membutuhkan kemampuan skill negosiasi. Dengan berbekal negosiasi yang mantap, maka kamu akan mudah memenangkan persaingan, menekuk lawan dan  memperoleh  harga yang kompetitif banget.

Inilah pembahasan tentang teks negosiasi, pengertian teks negosiasi, struktur teks negosiasi dan contohnya yang bisa penulis sajikan kepada pembaca sekalian. Semoga bermanfaat.

asuransi syariah, life insurance, car insurance, student insurance

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*