Fataya.co.id-Uni Emirat Arab (UEA) mencatat sejarah baru dengan dibukanya pabrik bir pertamanya di Abu Dhabi, yang diberi nama Craft by Side Hustle.
Pabrik ini, yang berlokasi di mal Galleria Al Maryah Island, menggabungkan gastropub dan pabrik bir mikro, menandai langkah signifikan dalam kebijakan alkohol di negara Teluk tersebut.
Langkah ini sejalan dengan perubahan Undang-Undang yang diterapkan di Abu Dhabi pada tahun 2021, yang memberikan izin kepada pemegang lisensi alkohol untuk memfermentasi minuman beralkohol yang dapat dikonsumsi di tempat. Sebelumnya, UEA telah melonggarkan aturan terkait penjualan dan konsumsi alkohol.
Craft by Side Hustle, yang resmi dibuka akhir pekan lalu, menawarkan pengalaman unik dengan menggabungkan tempat pembuatan bir, gastropub, dan area bersantai.
Pabrik bir mikro ini tidak hanya memproduksi berbagai jenis bir berkualitas tinggi tetapi juga menjadi tempat bagi para pecinta bir untuk menikmati suasana yang hangat.
Meskipun Dubai menjadi emirat paling terbuka terhadap konsumsi dan penjualan alkohol, Sharjah tetap mempertahankan kebijakan ketat dengan larangan total terhadap konsumsi alkohol.
Perbedaan ini mencerminkan variasi tingkat pelarangan alkohol di seluruh emirat, dengan tujuan untuk menarik wisatawan dan memenuhi kebutuhan ekspatriat internasional.
Pembukaan pabrik bir ini di Abu Dhabi menjadi tonggak sejarah dalam diversifikasi hiburan dan memperluas pilihan bagi masyarakat UEA serta pengunjung internasional.
sumber : @cnbcindonesia