Fataya.co.id – Dalam laporan terbarunya, Bank Dunia atau World Bank mengeluarkan perkiraan pertumbuhan ekonomi India yang mencapai 6,4% pada tahun 2024.
Proyeksi ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan menarik perhatian pasar global.
Perbandingan dengan Indonesia menjadi sorotan utama, dimana Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Tanah Air hanya sebesar 4,9%.
Perbedaan ini mencerminkan dinamika ekonomi yang beragam di kawasan Asia, dengan India menunjukkan potensi pertumbuhan yang lebih tinggi.
Namun, kondisi ekonomi Indonesia tidak luput dari berbagai tantangan. Faktor-faktor seperti meningkatnya konflik di Timur Tengah dan gangguan pasar komoditas, terutama yang terkait, menjadi pengaruh negatif.
Selain itu, tekanan keuangan yang diakibatkan oleh meningkatnya utang dan tingginya biaya pinjaman turut mempengaruhi daya tahan ekonomi Tanah Air.
“Inflasi yang terus-menerus, aktivitas di China yang lebih lemah dari perkiraan, fragmentasi perdagangan, dan perubahan iklim juga menjadi faktor yang berkontribusi pada tren pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah,” ungkap Bank Dunia dalam analisisnya.
Perkiraan pertumbuhan ekonomi yang berbeda ini memberikan gambaran tentang dinamika regional dan global.
sementara Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan yang memerlukan kebijakan yang tepat untuk memastikan ketahanan ekonomi di masa mendatang.
Sumber: @cnbcindonesia