[Materi Lengkap] Memahami Nama Malaikat dan Tugas Utamanya

nama malaikat

Memahami nama malaikat dan tugas yang Allah perintahkan kepada merekanama malaikat

 

Beriman kepada malaikat termasuk salah satu rukun iman yang ke 2. Begitu pentingnya iman kepada malaikat. Sampai-sampai beriman kepada malaikat berada pada urutan nomor 2 dari rukun iman.

 

Tahukah kamu, siapa malaikat itu?

Malaikat adalah makhluk Allah yang tercipta dari cahaya.

Wajib mengimani malaikat berdasarkan firman Allah subhanahu wataala dalam Al Quran:

Rasul telah beriman kepada al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian juga orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya…. (QS. Al-Baqarah: 285)

Menjelaskan tentang iman ini, suatu ketika Malaikat Jibril bertanya kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tentang iman. Lantas beliau menjawab:

(Iman yaitu) Engkau beriman dengan Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, hari akhir, dan beriman dengan takdir yang baik dan buruk.(Muttafaq `Alaih)

 

Penting sekali beriman dan mengimani tentang keberadaan malaikat. Maka Apabila ada orang yang ingkar tentang keberadaan malaikat. Sungguh dia telah kafir, keluar dari Islam.

Hal ini sebagaimana firman Allah di dalam Al Quran:

Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.(QS. An-Nisa` : 136)

Untuk lebih jelasnya, berikut penulis akan menyajikan kepada pembaca sekalian nama-nama malaikat beserta tugas yang mereka emban dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Malaikat adalah makhluk Allah yang tidak pernah durhaka walau sesaat saja. Mereka selalu taat dan patuh kepada Allah atas apa yang Allah perintahkan kepada mereka.

Di antara malaikat, ada malaikat yang Allah perintahkan untuk membaca tasbih hingga hari kiamat. Maka sejak di ciptakan dia selalu membaca tasbih hingga sekarang dan sampai datangnya hari kiamat nanti.

Maka kita sebagai hamba Allah juga dianjurkan memperbanyak membaca tasbih dan sholat tasbih.

Mau tau, manfaat sholat tasbih dan bacaan lengkapnya? Yuk, simak pembahsan dalam artikel ringkas ini Keajaiban dan Manfaat Sholat Tasbih.

 

Malaikat pencabut Nyawa

Malaikat pencabut Nyawa

 

 

Keyakinan seorang Muslim bahwa setiap yang hidup pasti akan mati. Setiap yang bernyawa pasti akan meninggal dunia. Tidak ada Hidup Yang Abadi didunia ini. Hidup Hanya Sementara untuk mencari bekal bagi kehidupan di akhirat kelak.

Maka rugi sekali orang yang hidup sekali di dunia ini hanya digunakan untuk bersenang-senang, berfoya-foya tanpa memperhatikan agama, ibadah dan mempersiapkan diri untuk menyambut hari esok yang pasti (ahirat).

Sebaliknya,  beruntung sekali orang yang hidupnya di gunakan untuk kebaikan. Dia beriman kepada Allah. Dia beramal Shalih. Dia gunakan hidupnya untuk kebaikan dan kebajikan. Dia rajin membaca Al  Quran dengan tartil. Dia berbakti kepada kedua orang tua. Suka membantu sesama dan perbautan amal sholeh lainnya.

Ketika seseorang mati atau meninggal dunia. Maka dia akan berhadapan dengan malaikat maut (malaikat pencabut nyawa). Malaikat yang mencabut nyawa adalah malaikat Izroil sehingga boleh dibilang malaikat Izrail adalah malaikat yang paling ditakuti oleh manusia.

Tahukah Anda, Mengapa Allah memilih malaikat Izrail sebagai malaikat pencabut nyawa?

Hal ini karena ada sebuah kisah yang sangat menarik, dimana malaikat Izroil Allah di tugaskan untuk mengambil Segenggam tanah di muka bumi. Misi ini dalam rangka untuk membentuk tubuh Nabi Adam alaihissalam. Kisah ini diceritakan oleh seorang Sufi terkenal dalam kitab yang berjudul al-matsnawi.

Di mana Dalam keterangan kitab ini disebutkan bahwa setelah Allah menciptakan langit, bumi dan segala isinya. Allah menjadikan manusia sebagai seorang khalifah, pemimpin dimuka bumi. Di mana khalifah ini memiliki asal kejadian penciptaan yang berbeda dari ciptaan Allah yang lain.

Di mana Allah menciptakan malaikat dari cahaya. Allah menciptakan iblis dari api. Dan khalifah yang akan menjadi pemimpin di muka bumi ini, Allah akan diciptakan dari tanah yang diambil dari bumi.

Kemudian Allah segera mengutus Malaikat Jibril untuk mengambil Segenggam tanah di muka bumi untuk menjadi bahan Proses penciptaan tubuh Adam sang Kholifah.

 

Lantas Malaikat Jibril langsung menjalankan perintah Allah ini. Dia segera turun ke bumi. Setelah Jibril sampai di muka bumi, dia menyampaikan maksud tujuannya kepada bumi. Lantas malaikat Jibril memperoleh protes dan kritikan pedas dari bumi.

Mau tahu, apa alasan bumi protes kepada Malaikat Jibril?

Ternyata, bumi takut dan khawatir jika manusia diciptakan, bumi khawatir jika suatu saat nanti manusia akan durhaka kepada Allah, sang pencipta. Sehingga Allah mengutuk bumi. Bukan hanya itu, bumi juga memuji kepada Malaikat Jibril sebagai malaikat yang sangat utama pada hari akhir di antara para malaikat malaikat Allah yang lain.

Sehingga bumi menganjurkan Malaikat Jibril untuk memberinya belas kasihan daripada memaksanya. Akhirnya, malaikat Jibril segera kembali kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan tangan hampa.

Ketika Malaikat Jibril gagal melaksanakan tugas. Lantas Allah memerintahkan malaikat Mikail untuk turun ke muka bumi. Sekali lagi, bumi berhasil membujuk Malaikat Mikael untuk menahan diri tidak mengambil tanah yang ada di muka bumi. Malaikat Mikail segera pulang menghadap Allah seperti Jibril.

Lantas Allah segera memerintahkan malaikat Israfil untuk turun ke muka bumi sebagaimana tugas yang Allah berikan kepada Jibril dan Mikail yaitu untuk mengambil sedikit tanah yang ada di muka bumi. Lagi lagi, malaikat Israfil gagal dan mengurungkan niatnya.

Boleh dibilang, ini alasan utama Mengapa bumi menjadi tempat yang paling nyaman untuk membuat alasan dan menciptakan bujuk rayu.

Selanjutnya Allah memerintahkan kepada malaikat Izrail dengan tugas yang sama yang Allah berikan kepada malaikat jibril, malaikat Israfil. Di mana malaikat Izrail adalah malaikat yang memiliki watak paling keras, ganas dan tegas di antara malaikat yang lain.

Malaikat Izrail mampu menekan rayuan dan gombalan dari bumi. Sehingga dia mampu membawa Segenggam tanah dari bumi ke hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Sang malaikat Izroil sukses dan berhasil menghalau alasan bumi.Di mana dia mengatakan, tidak boleh Mencari Alasan dengan pertimbangan pikiran, analogi untuk suatu ketentuan yang telah pasti dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Karena sifat tegas inilah, maka Allah menetapkan malaikat Izrail sebagai malaikat maut, malaikat pencabut nyawa.

 

Sehingga malaikat maut, malaikat Izrail adalah salah satu malaikat yang memiliki ciri keras, tegas, berwibawa dan tidak pandang bulu. Siapapun akan di ambil nyawanya ketika telah datang titah dan perintah dari Allah Subhanahu wa ta’ala.

Sifat tegas, jelas yang ditunjukkan oleh malaikat Izroil ini sebagaimana presentasi firman Allah di dalam Al Quran:

“Ketika telah tiba masanya (ajal/kematian), tidak bisa diundur walau sesaat dan juga tidak bisa dimajukan.”

 

Malaikat pembagi rezeki/rizki

Malaikat pembagi rezeki/rizki

 

Yuk, mengenal Mikail, sang malaikat pembagi rezeki.

Malaikat Mikail merupakan salah satu di antara 10 malaikat Allah yang wajib diketahui nama-namanya. Bukan hanya itu, malaikat Mikail termasuk salah satu dari 4 nama malaikat yang menjadi malaikat utama di sisi allah subhanahu wa ta’ala.

Dijelaskan dalam sebuah riwayat bahwa malaikat Mikail diciptakan oleh Allah sesudah Allah menciptakan malaikat Israfil kurang lebih 500 Tahun lamanya.

Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa malaikat Mikail memakai jubah hijau Zamrud. Dimana malaikat Mikail ini memenuhi bentangan langit mulai dari kepala malaikat Mikail sampai kedua telapak kakinya berbulu jakfaron. Andai seluruh air yang ada di laut, di sungai dan air yang ada di muka bumi disiramkan di atas kepala malaikat Mikail maka tidak ada setetes pun yang akan jatuh dari kepalanya. Ini menunjukkan begitu besarnya malaikat Mikail.

 

Anggota tubuh malaikat Mikail semuanya terdiri dari cahaya, nur. Memiliki bulu jakfaron. Pada setiap wajahnya ada 1.000.000 wajah. Pada setiap wajah mempunyai 1.000.000 mata. Dan setiap mata senantiasa menangis memohon ridho dan rahmat Allah untuk orang-orang yang beriman yang mempunyai dosa.

Mata yang dimiliki oleh malaikat Mikail.  Mata-mata itu selalu meneteskan air mata sejumlah 7 juta tetesan. Tetesan air mata itu telah menciptakan malaikat yang serupa dengan bentuk malaikat Mikail. Tugas para malaikat itu adalah membaca tasbih hingga datangnya hari kiamat. Malaikat ini bernama Karubiyun.

Para malaikat ini bukan hanya Bertasbih tetapi mereka juga membantu malaikat Mikail menjaga tumbuh-tumbuhan, menurunkan air hujan, menumbuhkan buah buahan, membagi dan mengatur rezeki Allah kepada seluruh makhluk makhlukNya.

 

Dijelaskan dalam sebuah riwayat bahwa dalam rangka untuk menjaga kelangsungan makhluk hidup Allah yang ada di laut, di bumi, buah-buahan yang ada di pohon dan segala tumbuhan yang ada di atas bumi. Allah mengutus seorang malaikat untuk menjaganya. Sehingga singkat dan ringkasnya 1 buah akan senantiasa dan selalu dijaga oleh seorang malaikat.

 

Dijelaskan dalam sebuah hadist riwayat Imam Ahmad dari sahabat Anas bin Malik. Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasalam dalam perjalanan Isra Mi’raj. Beliau bertanya kepada Malaikat Jibril “Mengapa bumi tidak pernah melihat malaikat Mikail tertawa”. Jibril mejawab  “Mikail tidak pernah tertawa sejak Allah menciptakan neraka”.

 

Malaikat penanya di kubur

Malaikat penanya di kubur

 

Malaikat mungkar dan Nakir merupakan malaikat yang bertugas menanyai orang meninggal di alam kuburnya.

Sebagai seorang muslim kita harus yakin dan percaya bahwa Allah akan mengutus malaikat Munkar dan Malaikat Nakir untuk menanyai semua manusia yang meninggal dunia di alam kuburnya (alam barzahk).

Malaikat Munkar dan Nakir Allah perintahkan untuk mengajukan beberapa pertanyaan tentang Ketuhanan, kenabian dan hal-hal penting tentang keyakinan manusia.

Pertanyaan ini akan selalu ditanyakan kepada manusia. Tak peduli dia orang yang beriman atau tidak beriman. Tak peduli dia mati dalam keadaan khusnul khotimah atau dalam keadaan biasa. Tak  peduli dia mati di rumah dalam perjalanan atau mati tercebur di dalam air. Semua punya kewajiban yang sama untuk menerima pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir.

 

Mungkin Anda bertanya-tanya, bahasa apa yang digunakan oleh malaikat Munkar dan Malaikat Nakir untuk menanyai penduduk kubur?

Syekh M Nawawi Al-Bantani menjelaskan dalam Syarah Nurudzolam. Beliau menyatakan bahwa malaikat Munkar dan Nakir Allah tugaskan di alam kubur dengan menggunakan bahasa sehari-hari yang digunakan oleh ahli kubur ketika dia masih hidup di dunia ini.

ويسألان كل إنسان بلغته ويقولان له من ربك وما دينك ومن نبيك وما قبلتك ومن إخوتك وما إمامك وما منهاجك وما عملك

Artinya, “Keduanya (malaikat Munkar dan Nakir) bertanya kepada setiap ahli kubur dengan bahasa yang bersangkutan. Keduanya bertanya, ‘Siapa tuhanmu? Apa agamamu? Siapa nabimu? Apa kiblatmu? Siapa saudaramu? Apa imammu? Apa jalan hidupmu? Apa amalmu?’’

(Lihat Syekh M Nawawi Banten, Syarah Nuruz Zhalam alaa Aqidatil Awam, [Semarang, Maktabah Thaha Putra: tanpa catatan tahun], halaman 17).

 

Di alam kubur malaikat Munkar dan Nakir menanyai tentang Tuhan, agama, kitab suci, nabi, arah kiblat. Di mana semua ini adalah pedoman hidup, jalan hidup dan perilaku aktivitas sehari-hari.  Bahasa yang digunakan bertanya juga bahasa yang digunakan oleh ahli kubur ketika dia masih hidup di dunia ini.
Sehingga dengan bahasa itu bisa menjawab semua pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir.
Orang yang beriman kepada Allah, dan ridha dengan takdir dari Allah dia akan bisa menjawab semua pertanyaan malaikat ini dengan lancar, cepat tanpa kesalahan satupun.
Kemudian dia oleh malaikat diminta untuk istirahat sebagaimana istirahatnya seorang pengantin baru.

والمؤمن يقول لهما ربي الله وحده لا شريك له والإسلام ديني ومحمد نبي وهو خاتم النبيين والكعبة قبلتي والمؤمنون إخوتي والقرآن إمامي والسنة منهاجي وأنا قرأت كتاب الله فآمنت به وصدقته ويقولان له إذا وفق للجواب صدقت ونم نوم العروس الذي لا يوقظه إلا أحب الناس إليه

Artinya, “Orang mukmin menjawab keduanya, ‘Tuhanku adalah Allah yang maha esa, tiada sekutu bagi-Nya. Islam agamaku. Muhammad adalah nabiku, ia penutup para nabi. Ka’bah adalah kiblatku. Orang-orang mukmin adalah saudaraku. Al-Qur’an adalah imamku. Sunnah rasul adalah jalan hidupku. Aku membaca kitabullah, dan beriman serta membenarkannya. Kedua malaikat itu berkata kepada ahli kubur yang beriman itu ketika mendapat taufiq untuk menjawabnya, ‘Kau benar. Tidurlah sebagaimana tidur para pengantin yang tiada dapat membangunkannya kecuali orang yang paling mengasihinya,’”

(Lihat Syekh M Nawawi Banten, Syarah Nuruz Zhalam ala Aqidatil Awam, [Semarang, Maktabah Thaha Putra: tanpa catatan tahun], halaman 17).

 

Dalam Hadis Shahih Bukhari Muslim, dijelaskan bahwa malaikat Munkar dan Nakir akan meminta pendapat dan pandangan dari si mayyit tentang status dari Baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

Orang beriman, beramal sholeh akan menjawab penuh percaya diri bahwa Nabi Muhammad adalah hamba Allah dan utusan Allah. Sedangkan orang kafir, orang munafik mereka akan takut, panik ketika dihadapkan dengan pertanyaan ini. Serta merta dia kan menjawab “Aku tidak tahu”

 

وفي رواية البخاري ومسلم إنهما يقولان له ما كنت تقول في هذا النبي محمد صلى الله عليه وسلم فيقول المؤمن اشهد أنه عبد الله ورسوله انتهى وأما الكافر والمنافق فيحصل لهما رعب فيقولان لهما هاه هاه لا أدري

Artinya, “Dalam riwayat Al-Bukhari dan Muslim, kedua malaikat itu bertanya kepada ahli kubur, ‘Apa pendapatmu perihal nabi ini, Nabi Muhammad SAW?’ Ahli kubur yang beriman itu menjawab keduanya, ‘Saksikanlah bahwa dia (Nabi Muhammad SAW) itu hamba dan utusan Allah. Selesai. Adapun orang kafir dan munafik diliputi rasa takut. Keduanya (orang kafir dan munafik) menjawab, ‘Oh, oh, aku tidak tahu,”

(Lihat Syekh M Nawawi Banten, Syarah Nuruz Zhalam ala Aqidatil Awam, [Semarang, Maktabah Thaha Putra: tanpa catatan tahun], halaman 17).

 

Malaikat pencatat amal baik dan buruk

Malaikat pencatat amal baik dan buruk

 

Setiap muslim yang mukallaf, dicatat semua tindakan, perbuatan dan amalnya setiap saat, setiap detik bahkan setiap waktu.

Tak peduli Apakah dia seorang laki-laki atau perempuan. Sama saja, dia orang kaya atau orang miskin. Sama saja, dia cantik atau biasa saja. Semua amal perbuatannya dicatat oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Semua amalan perbuatan ini akan dipertanggungjawabkan kelak di akhirat.

Mari kita kaji dan kita pelajari bersama, Siapakah malaikat pencatat amal baik dan buruk itu?

Mengimani malaikat termasuk salah satu rukun iman. Di mana malaikat pencatat amal baik dan buruk termasuk salah satu dari 10 Malaikat yang wajib kita ketahui namnya.

 

Tentang malaikat pencatat amal baik dan buruk ini Allah berfirman di dalam Al Quran sebagai berikut:

إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ (17) مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ (18

Artinya “Wahai manusia, ingatlah ketika dua malaikat yang ditugaskan mencatat amal setiap amal manusia saling bertemu. Yang satu berada di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kirinya. Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya Raqib dan Atid”
(QS. Qaaf: 17–18)

Dalam memberi penjelasan tentang kata Raqib dan Atid ini dalam ayat di atas. Ada sebagian ulama’ yang menjelaskan bahwa dia bukanlah nama  malaikat. Raqib dan Atid adalah sifat yang dimiliki oleh malaikat pencatat amal baik dan mencatat amal buruk.

Sehingga memberi makna ini yang paling tepat adalah bahwa malaikat yang mencatat amal baik atau amal buruk . Malaikat yang ada di sebelah kanan atau sebelah kiri. Mereka sama-sama memiliki sifat Raqib dan Atid.

 

Lantas apa makna Raqib dan makna Atid itu?

Al Imam Al Qurthubi menjelaskan dalam kitab tafsir beliau bahwa makna Rokib dan Atid ada 3 pendapat:

  1. Dia adalah penjaga. Hal ini dinyatakan oleh Imam As Suyuti
  2. dia adalah saksi. Di nyatakan oleh Imam Ad Dhohak
  3. Dia yang selalu mengikuti
BACA JUGA :   Rahasia dan Keutamaan Puasa dalam Islam yang Perlu Kamu Ketahui

Adapun kata Atid, dalam hal ini ada dua pendapat:

  1. Dia yang selalu menyertai tanpa henti
  2. Sang penjaga yang disiagakan untuk seorang hamba sebagai saksi

Keterangan ini ada dalam kitab tafsir beliau, Al-Jami’ Li Ahkam Al-Quran, untuk tafsiran surat Qaf ayat 18.

Boleh dibilang malaikat pencatat amal baik dan amal buruk termasuk salah satu malaikat yang tidak disebutkan namanya. Tetapi untuk memudahkan kita memahami bahwa segala amalan perbuatan dan tindakan yang dilakukan oleh manusia dicatat oleh Allah maka disebut malaikat Raqib dan Atid Dimana mereka mencatat semua perbuatan baik dan buruk manusia.

Dalam kitab Nurud Dholam, dijelaskan bahwa:

وهما لا يتغيران مادام العبد حيا فاذا مات يقومان علي قبره يسبحان ويهللان ويكبران ويكتبان ثوابه له الي يوم القيامة ان كان مؤمنا ويلعنانه الي يوم القيامة ان كان كافرا او منافقا .

Artinya “Keduanya (malaikat pencatat amal) tidak berubah selama seorang hamba masih hidup, ketika sudah wafat maka keduanya berdiri di atas kuburnya sambil membaca tasbih, membaca tahlil, membaca takbir dan keduanya menulis pahalanya untuk hamba sampai hari kiamat jika hamba tersebut orang yang beriman, dan keduanya melaknat hamba sampai hari kiamat jika hamba tersabut kafir atau munafiq”

 

Malaikat peniup sangkakala

Malaikat peniup sangkakala

 

Manusia hidup didunia hanya sementara saja. Di dunia tidak selamanya. Boleh dibilang Dunia sementara, Akhirat Selamanya.

Akhir dari dunia ini adalah kiamat. Kiamat pasti terjadi. Kapan kiamat akan terjadi? Tidak ada satu manusiapun yang tahu kapan kiamat akan terjadi. Waktu terjadinya kimat jadi rahasia Allah. Tetapi kita manusia oleh Allah diberi tau bocoran, tanda tanda kapan kiamat akan terjadi.

Kiamat adalah sesuatu yang ghaib yang hanya Allah saja yang tahu. Baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sering sekali membahas dan membicarakan tentang kiamat dan kedahsyatannya bersama sahabat.

Sehingga saat itu banyak sekali sahabat yang bertanya kapan kiamat akan terjadi ya rasul. Kemudian beliau mengabarkan bahwa kiamat ada sesuatu yang ghaib yang hanya Allah saja yang tahu.

Tentang kiamat ini Allah berfirman di dalam Alquran sebagai berikut:

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْأَلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Artinya “Mereka bertanya kepadamu tentang Kiamat, ‘Kapankah terjadinya?’ Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu adalah pada sisi Rabb-ku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.’ Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari Kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.’” (Al-A’raaf: 187)

Dalam ayat ini Allah menjelaskan kepada Nabi Muhammad bahwa pengetahuan tentang kiamat hanya ada di sisi Allah saja. Hanya Dia saja yang mengetahui masalah dan hakikat pasti tentang kiamat. Tak seorangpun dari makhluk Allah, baik yang ada di bumi, langit, laut terdalam yang tahu tentang kiamat.

Penjelasan firman Allah dalam  AL Quran pada ayat yang lain:

يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيبًا

Artinya “Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah.’ Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya.” (Al-Ahzaab: 63)

 

Sekarang pertanyaannya, Siapa yang Allah utus untuk menjadi pemantik dan peniup sangkakala menghancurkan alam semesta ini?

Makhluk Allah yang dipercaya untuk meniup sangkakala sebagai tanda kehancuran alam semesta ini adalah malaikat Israfil.

 

Apa yang  dilakukan malaikat Isrofil sebelum meniup sangkakala?

Mungkin kamu bertanya-tanya, jika malaikat Israfil bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat. Padahal, kiamat belum terjadi dan kita tidak tahu kapan kiamat akan terjadi. Pengetahuan tentang kiamat kapan akan terjadi hanya ada di sisi Allah saja.

Lantas, apa yang dilakukan oleh malaikat Israfil? Ibadah apa yang dikerjakan oleh malaikat Israfil?

Dijelaskan dalam kitab Al-bidayah Wan Nihayah karya Ibnu Katsir. Di mana beliau menukil sebuah hadist yang diriwayatkan dari sahabat Abu Sa’id al-Khudri RA:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : كيف أنعم ، وصاحب القرن قد التقم القرن ، وحنى جبهته ، وانتظر أن يؤذن له ؟ قالوا : كيف نقول يا رسول الله ؟ قال : قولوا : حسبنا الله ونعم الوكيل على الله توكلنا . رواه أحمد ، والترمذي من حديث عطية العوفي ، عن أبي سعيد الخدري

Rasululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda :

“Bagaimana aku dapat bersenang senang sedangkan malaikat yang ditugaskan meniup sangkakala telah meletakkan sangkakala pada mulutnya dan mengernyitkan dahinya siap melakukan tiupan sambil menunggu perintah.”Sahabat yang hadir berkata: “Wahai Rasululloh, apa yg harus kami ucapkan?” Rasululloh bersabda: “Ucapkanlah: hasbunalloh wani’mal wakiil, ‘alallohi tawakkalnaa” (HR Ahmad dan Turmudzi )

Tugas utama malaikat Israfil adalah meniup sangkakala. Dan saat ini sesuai hadist di atas, malaikat Israfil sudah dan sedang meletakkan sangkakala pada mulutnya dan siap menerima perintah Allah untuk meniup sangkakala. Ini adalah ibadah malaikat Israfil. Ini adalah perintah (taklif) dari Allah.

Apakah malaikat Israfil tidak merasa bosan, capek dan letih hanya memegang sangkakala dan meletakkannya dalam mulut?

Tahukah kamu bahwa malaikat adalah makhluk Allah yang diciptakan tanpa nafsu. Mereka tidak butuh makan minum. Mereka tidak punya rasa capek, lelah dan letih. Mereka adalah makhluk Allah yang selalu taat kepada Allah dengan apa yang Allah perintahkan kepada mereka.

Mereka tidak pernah protes apalagi durhaka kepada Allah atas apa yang Allah perintahkan kepada mereka.

Hal ini sebagaimana sebuah hadist dalam kitab Tuhfatu al-Ahwadzi Syarah Sunan al-Tirmidzi. Di mana di sana dijelaskan sebagai berikut:

واستمع الإذن متى يؤمر بالنفخ فينفخ وفي رواية الترمذي في التفسير : وحنى جبهته وأصغى سمعه ينتظر أن يؤمر أن ينفخ . والظاهر أن كلا من الالتقام والإصغاء على الحقيقة وأنه عبادة لصاحبه بل هو مكلف ب

Artinya “Ketika ia (Israfil) mendapatkan izin, ketika ia diperintahkan untuk meniup sangkakala, maka ia akan meniupkannya. al-Tirmidzi meriwayatkan dalam kitab tafsirnya dengan redaksi “Dahinya mengkerut, dan menunggu diperintahkan untuk meniupnya. Yang jelas, bahwasanya semua baik meletakkan sangka kala pada mulutnya dan menunggu perintah adalah atas dasar hakikat bahwa sesungguhnya pekerjaan itu adalah ibadah bagi malaikat Israfil bahkan merupakan taklif dari Allah SWT kepada-nya.”

 

Malaikat penyampai Wahyu

Malaikat penyampai Wahyu

 

Malaikat Jibril salah satu Malaikat yang wajib diketahui namanya. Tugas utama malaikat jibril adalah menyampaikan wahyu Allah kepada para nabi dan rasulnya. Malaikat Jibril termasuk pemimpin dari para malaikat yang lain. Di mana jumlah malaikat sangat banyak bahkan jumlah malaikat seluruhnya lebih banyak daripada jumlah manusia yang ada di bumi.

Di  jelaskan bahwa Malaikat Jibril mempunyai 600 sayap. Di mana di antara para malaikat, ada malaikat yang punya 2 sayap, 3 sayap, 100  sayap dan seterusnya. Bisa dibayangkan berapa banyak sayap yang dimiliki oleh malaikat Jibril? Padahal ,  sayap malaikat Jibril 600 sayap.

Kita setiap harinya bisa melihat contoh nyata sayap. Rata rata yang punya sayap adalah burung. Brung bisanya punya 2 sayap. Sayap kanan dan sayap kiri. Kita bisa melihatnya pada berbagai macam burung; burung elang, merpati dan yang lainnya.

Belum pernah bisa membayangkan, bagaimana dengan malaikat yang mempunyai banyak sayap. Ada yang punya 2, 3, 10, 100 sayap.

Sedangkan Malaikat Jibril mempunyai 600 sayap. Ini adalah sesuatu yang diluar nalar dan pemikiran manusia. Ini membuktikan betapa lemah daya pikir dan daya logika yang dimiliki oleh manusia.

 

Dari sahabat Ibnu Mas’ud Radiallahu anhu. Dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melihat malaikat jibril (dalam wujud aslinya). Dia memiliki 600 sayap yang menutupi langit (HR An Nasa’i)

 

Siti Aisyah Radhiyallahu Anha pernah bertanya kepada Baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tentang JIbril di dalam Al  Quran ayat yang terdapat pada surat at-takwir ayat 23 yang berbunyi:

“Dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang.” (QS. At-Takwir: 23)

 

Dan juga ayat yang terdapat pada surat an-najm ayat 13-15:

“Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal.” (QS. An-Najm: 13-15)

Selanjutnya Baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam menjawab

“Itulah Jibril yang tidak pernah aku lihat dalam wujud aslinya kecuali pada 2 kesempatan. aku melihatnya turun dari langit di mana tubuhnya yang besar memenuhi ruang antara langit dan bumi” (HR. Muslim)

 

Malaikat Jibril penghulu para malaikat dan penyampai Wahyu

Maha Benar Allah yang telah mempertemukan antara malaikat terbaik dengan manusia terbaik. Di mana malaikat jibril adalah malaikat terbaik yang di gelari Al Amin. Allah mempertemukan Malaikat Jibril dengan Nabi Muhammad yang bergelar Al-Amin pula. Allah Subhanahu Wa Ta’ala mensifati Malaikat Jibril dengan sifat terbaik sebagaimana firman Allah dalam Al Quran:

“Sesungguhnya Alquran itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai ‘Arsy, yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya” (QS. at-Takwir: 19-21).

 

Serta firman Allah dalam ayat yang lain sebagai berikut:

“Sesungguhnya Alquran itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai ‘Arsy, yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya.” (QS. at-Takwir: 19-21)

 

Ini adalah kemuliaan malaikat yang disebutkan Allah dalam Al Quran. Malaikat Jibril adalah malaikat yang sangat mulia yang layak untuk mengemban amanah wahyu kepada baginda nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wasallam manusia terbaik.

Di dalam hadist shahih Bukhari jelaskan, dari sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu. Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Jika Allah mencintai seorang hamba maka dia memanggil Jibril dan berfirman bahwa Allah mencintai fulan. Maka Cintailah fulan.  Dan Jibrilpun mencintainya.  Selanjtunya, JIbril mengumumkan kepada penghuni langit Bahwasanya Allah mencintai fulan. maka Cintailah dia .Dan para penghuni langit mencintai fulan. Kemudian dikabulkan permohonannya di dunia ini” (HR. Bukhari)

Apakah Jibril tidak turun lagi ke bumi setelah nabi Muhammad wafat?

Banyak orang yang mengetahui dan memahami bahwa malaiakt jibril bertugas menhyampaiakn wahyu keapda para anbi dan rosul. Senfasgkan nabi dan rasul terahir adalah nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

Apakah Malaikat Jibril menganggur tidak punya tugas lagi ketika Nabi dan Rasul telah dikutuk oleh Baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam?

Pernyataan bahwa malaikat jibril tidak punya tugas dan tidak turun ke bumi lagi setelah Baginda Nabi Muhammad Shallallahu wasallam wafat oleh Syekh Jallauddin As Suyuti.

Beliau mengatakan bahwa malaikat Jibril tetap turun ke bumi dalam rangka membantu seorang muslim yang akan menghadapai maut dalam keadaan suci. Beliau oleh Allah ditugaskan untuk membawa rahmat Allah dan memberi kemudahan kepada orang yang akan menjemput ajal dalam keadaan suci untuk menghormatinya.

فجبريل موكل بالوحي أي الخبر الذي يأتي به من عند الله للأنبياء عليهم الصلاة والسلام قال الجلال السيوطي وإنه يحضر موت من يموت على وضوء

Artinya, “Jibril AS diwakilkan untuk mengurus wahyu, yaitu kabar yang datang bersamanya dari sisi Allah untuk pada nabi AS. Jalaluddin As-Suyuthi mengatakan bahwa Jibril hadir pada saat sakaratul maut orang menghadapi kematian dalam keadaan memiliki wudhu,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Syarah Nuruz Zhalam ala Aqidatil Awam, [Semarang, Maktabah Thaha Putra: tanpa catatan tahun], halaman 16).

Sumber: Malaikat Jibril tetap turun ke bumi 

Inilah keutamaan dan keistimewaan Malaikat Jibril dibanding malaikat-malaikat yang lain.

 

Malaikat penjaga surga

Malaikat penjaga surga

Yuk, mengenal malaikat penjaga surga

Surga merupakan tempat penuh kenikmatan yang Allah ciptakan untuk manusia. Bukan sembarang manusia yang Allah anugerahi nikmat ini. Hanya orang yang beriman kepada Allah dan beramal sholeh ketika mereka hidup di dunia ini saja yang berhak masuk dalam surga.

Allah mensifati surga sebagai berikut dalam firmannya:

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Rabb mereka ialah surga Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Rabbnya” (QS. Al-Bayyinah: 6-8)

Surga digambarkan bagai sebuah kebun yang luas. Di mana di dalamnya banyak terdapat buah buahan dan kurma yang sangat indah. Hal ini sebagaimana ulama bahasa yang mengatakan bahwa tidak disebut surga dalam bahasa Arab kecuali di dalamnya terdapat pohon kurma dan anggur.

Para ulama’ mengatakan bahwa disebut surga (Jannah) karena luas dan lebarnya kebun yang ada di dalamnya. Di sana ada ranting-ranting pohan-pohan yang menaungi siapapun yang ada di bawahnya.

Ternyata surga begitu indah, mempesona penuh dengan kenikmatan. Surga ini dijaga oleh seorang malaikat yang disebut dengan Malaikat Ridwan.

 

Malaikat Ridwan sang penjaga pintu surga

Malaikat Ridhwan merupakan salah satu malaikat yang paling dirindukan oleh manusia. Mengapa malaikat Ridhwan paling di rindu oleh manusia?

Karena setiap muslim pasti ingin masuk ke dalam surga. Sedangkan pintu utama masuk ke dalam surga selalu dijaga oleh seorang malaikat yaitu malaikat Ridhwan.

Malaikat Ridhwan sebagaimana malaikat yang lain. Mereka selalu patuh, taat, setia kepada perintah dan  titah Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Mereka tidak pernah menentang, melawan setiap perintah dan larangan Allah. Apapun pemerintah itu selalu mereka laksanakan dengan baik.

Mereka tidak pernah durhaka kepada Allah walau sesaat. Sehingga mereka adalah makhluk Allah yang paling suci sekali  dari hawa nafsu dan keinginan.

Tugas malaikat Ridhwan

tugas malaikat ridhwan

 

Tugas utama malaikat Ridwan adalah menjaga pintu Surga. Karena tugas utama malaikat Ridwan adalah penjaga pintu surga, dia adalah malaikat yang menyambut setiap tamu Allah yang akan masuk ke dalam surga.

Karena menyambut tamu Allah yang sangat mulia untuk masuk ke dalam surga. Maka dia oleh Tuhan selalu dititahkan untuk berpenampilan yang sangat menarik dan menyenangkan siapapun yang melihatnya.

Mungkin anda bertanya-tanya, Bagaimana wujud Malaikat Ridwan?

Memang sulit menggambarkan bahkan mustahil melihat malaikat secara nyata dalam hidup di dunia ini. Tetapi kita bisa mendapatkan gambaran bagaimana ciri-ciri dari malaikat Ridhwan ini.

Ciri-ciri malaikat dari Tuhan sebagaimana disebutkan Allah di dalam Al Quran:

“Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Faathir 35:1)

 

Hikmah beriman kepada malaikat Allah

hikmah beriman kepada malaikat

Sebagaimana yang sudah penulis bahas pada pembahasan di atas, sebagai seorang muslim kita wajib beriman kepada malaikat, beriman kepada malaikat Allah. Di mana malaikat memiliki beberapa tugas yang amanatkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepada mereka.

 

Inilah beberapa hikmah dan manfaat beriman kepada malaikat Allah:

  1. Menambah keimanan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala
  2. Agar kita mudah memaafkan dan mengampuni kesalahan orang lain
  3. Ringan mendoakan orang lain
  4. Ringan tangan membantu orang lain. Ikhlas karena Allah Semata
  5. Menjadi orang yang sabar dan tidak sombong
  6. Menahan diri dari berbuat salah dan dosa
  7. Iman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala
  8. menambah rasa syukur kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala
  9. Membentuk karakter jujur dan amanah
  10. Senantiasa melakukan kebaikan dan kebajikan karena Allah Semata
  11. Menambah semangat ibadah karena Allah Semata

Sahabat sekalian, inilah beberapa hikmah dan manfaat beriman kepada malaikat Allah. Semoga kita bisa mengimani malaikat ini dengan sebenar benar iman sesuai dengan petunjuk Allah dan rasulNya.

Semoga bermanfaat.

asuransi syariah, life insurance, car insurance, student insurance

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*