Doa Rosulullah Untuk Orang Sakit dan Keutamaan Mendoakan Orang Sakit Agar Cepat Sembuh

Doa Rosulullah Untuk Orang Sakit dan Keutamaan Mendoakan Orang Sakit Agar Cepat Sembuh 

 

Mendoakan orang sakit  

Tahukah anda bahwa mendoakan orang sakit atau doa untuk orang  sakit merupakan salah satu akhlak yang sangat mulia. Ini sudah banyak dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Saat ada sahabat sakit beliau selalu mengunjugi dan menjenguk. Bahkan saat orang kafir yang sering menghina beliau sakit, beliau mengunjungi dan menjenguknya.

Orang sakit adalah orang yang sedang diuji oleh Allah Dia sedang menerima musibah dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Sakit yang diderita oleh orang yang sedang sakit itu bisa karena beberapa sebab.

Bisa saja orang menderita sakit karena dia kelelahan dan kepayahan. Bisa juga Dia menderita sakit karena dia memang mendapatkan penyakit keturunan dari orang tuanya.

mendoakan orang  sakit
mendoakan orang sakit

Secara umum orang sakit itu ada kalanya karena Allah Sedang mengujinya. Adakalanya Allah memberi seseorang penyakit karena Allah ingin mengangkat dan menghapuskan dosa-dosanya.

Adakalanya Allah memberi sakit kepada seseorang dalam rangka untuk menaikkan dan meninggikan derajatnya, baik derajat ataupun derajat di akhirat.

Atau Allah memberikan penyakit kepada seseorang karena Allah mencintainya. Allah ingin mendengar langsung dari mulutnya bagaimana dia berdoa dan memohon kepada Allah agar diberi kesembuhan.

 

Keutamaan mendoakan orang sakit

Menjenguk dan mengunjungi orang yang sedang sakit merupakan salah satu akhlak yang sangat mulia. Doa orang  sakit perlu kita panjatkan ketika ada saudara, tetangga, teman, kerabat kita yang sedang tertimpa musibah sakit.

Kita bisa menjenguk orang sakit, mengunjungi dan menengoknya dalam rangka untuk memberi motivasi dan dorongan semangat agar dia sabar menerima musibah sakit  dari Allah itu.

Kita datang kepadanya untuk menghibur bukan untuk menakut-nakuti.

keutamaan mendoakan orang sakit

Jadi pada saat ada orang sakit dan kita datang untuk menjenguk. Kita dilarang untuk menceritakan sesuatu yang terkait dengan penyakit orang lain yang kita ketahui.

Misalnya saja, kita habis mendengar ada orang sakit jantung, 3 hari setelah diobati ternyata tidak kunjung sembuh Dan dia meninggal dunia.

 

Atau kita habis menjenguk orang sakit kanker setelah 1 bulan dia tidak tertolong dan meninggal dunia.

 

Ketika kita mengetahui informasi semacam ini kita tidak boleh serta-merta bercerita dengan bangga di hadapan orang yang sedang sakit.

 

Kenapa?

 

Karena hal ini akan sangat menyakiti perasaannya

Akan menurunkan semangat juangnya untuk segera sembuh dari sakitnya

Membuat dia rendah diri dan putus asa dari pertolongan Allah

Membuat dia merasa sudah di ambang kematian.

 

Sebaliknya saat berkunjung kepada orang yang sakit kita harus:

menghiburnya

Memberi dorongan semangat agar sabar menerima musiba

Kita harus meyakinkan bahwa semua penyakit pasti ada obatnya

Yakinkan bahwa Hanya Allah-lah Tuhan yang bisa memberi kesembuhan dan pertolongan

Menghibur bahwa ada banyak orang yang mendoakan dia agar segera sembuh

Memotivasi bahwa dia sangat dibutuhkan oleh banyak orang

 

Sehingga dengan hiburan kita, dia menjadi semangat dan antusias untuk meminum obat untuk berkunjung ke dokter, untuk segera sembuh.

Setelah dia Berkunjung ke dokter, meminum obat, dia akan tawakal sebenar-benarnya hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan yang bisa memberi kesembuhan.

 

Mengunjungi dan menjenguk orang yang sedang sakit itu memiliki keutamaan dan kemuliaan.

Keutamaan dan kemuliaan yang akan kembali kepada orang yang gemar mengunjungi dan menjenguk orang yang sakit.

Dimana keutamaan itu adalah pahala dan derajat yang tinggi di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Menjenguk dan mengunjungi orang yang sedang sakit termasuk salah satu hak orang yang sakit atau menjenguk orang sakit adalah salah satu kewajiban seorang muslim terhadap muslim yang lainnya.

Jadi, saat ada ada saudara, teman, tetangga kita yang sakit, kemudian kita datang menjenguknya itu merupakan kewajiban kita sebagai seorang muslim kepada sesama muslim yang lainnya.

 

Keutamaan menjenguk orang sakit ini berdasarkan sabda rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

ذَا عَادَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِيْ خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ غُدْوَةً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ

Terjemahnya: “Apabila ada seorang muslim yang menjenguk muslim yang lainnya yang sedang sakit maka seakan-akan dia sedang memetik buah-buahan di dalam surga hingga ia duduk kembali. Maka apabila dia telah duduk Allah akan menurunkan baginya Rahmat dengan sangat deras. Apabila dia menjenguk saudaranya di pagi hari maka 70 ribu malaikat mendoakannya agar memperoleh Rahmat hingga sore hari. Apabila dia menengok di sore hari maka Rp70.000 malaikat mendoakan mendoakan agar dia memperoleh Rahmat hingga pagi hari” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih)

 

Anjuran menjenguk dan mendoakan orang sakit

Agama Islam merupakan agama yang sangat memperhatikan segala aspek sendi kehidupan manusia dalam kehidupan beragama dan kehidupan sosial. Termasuk dalam urusan ketika ada orang sakit.

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk menjenguk dan mendatangi orang yang sedang sakit. Terutama apabila orang yang sedang sakit Itu adalah saudara kerabat dekat, tetangga atau teman kita.

Maka sudah selayaknya bagi kita untuk datang dan menjenguk serta mendoakan agar dia oleh Allah segera diberi kesembuhan. Kita mendoakan agar bisa kembali beraktivitas dan beribadah dengan sempurna seperti sedia kala.

 

Anjuran dan perintah untuk menjenguk dan mendoakan orang sakit dengan doa orang sakit sesuai sunnah adalah kewajiban seorang muslim terhadap muslim yang lainnya atau hak seorang muslim bagi muslim yang lainnya.

Hal ini berdasarkan sebuah hadis riwayat Abu Hurairah yang terdapat dalam Shahih Muslim. Di mana Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam telah bersabda:

إِحَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ. قِيْلَ: مَا هُنَّ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: إِذَا لَقِيْتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ، وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ، وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ، وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَسَمِّتْهُ، وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ، وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ

“Hak seorang muslim terhadap muslim lainya ada enam. Sahabat bertanya: Apa saja, wahai Rasulullah? Beliau menjawab: “Bila engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam, bila ia mengundangmu maka hadirilah, bila ia meminta nasihat maka nasihatilah, bila ia bersin dan memuji Allah (mengucap: alhamdulillah) maka jawablah (dengan mengucapkan: yarhamukallah), bila ia sakit maka jenguklah, dan bila ia meninggal dunia maka antarkanlah (jenazahnya hingga makam).”

 

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sangat memberi perhatian khusus kepada para sahabat. Saat ada sahabat yang selama 3 hari tidak nampak jamaah di masjid, maka nabi menanyakan keadaannya dan segera mendatanginya apabila dia sedang sakit.

 

Bukan hanya itu, ternyata menjenguk orang yang sedang sakit merupakan keutamaan, amal ibadah disisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Di mana Allah berfirman di dalam hadist qudsinya. Dalam Kitab Shahih Muslim yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu wasallam telah bersabda:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ: يَا ابْنَ آدَمَ، مَرِضْتُ فَلَمْ تَعُدْنِيْ. قَالَ: يَا رَبِّ، كَيْفَ أَعُوْدُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعَالَمِيْنَ؟ قَالَ: أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِيْ فُلاَنًا مَرِضَ فَلَمْ تَعُدْهُ، أَمَا عَلِمْتَ أَنَّكَ لَوْ عُدْتَهُ لَوَجَدْتَنِيْ عِنْدَهُ

“Sesungguhnya Allah berfirman pada hari kiamat: Wahai anak Adam, Aku sakit namun engkau tidak menjenguk-Ku. Ia berkata: Wahai Tuhanku, bagaimana aku menjenguk-Mu sementara Engkau adalah Tuhan alam semesta? Allah berfirman: Tidakkah engkau tahu bahwa hamba-Ku fulan sakit tapi engkau tidak menjenguknya, tidakkah engkau tahu, bila menjenguknya niscaya engkau akan mendapati-Ku ada di sisinya?”

Dalam kitab Syarah Shahih Muslim imam Nawawi menjelaskan bahwa orang yang menjenguk saudaranya muslim lain yang sedang sakit maka dia akan memperoleh pahala dan kemuliaan dari Allah subhanahu wa ta’ala.

 

Manfaat menjenguk orang sakit

Manfaat-menjenguk-orang-sakit

Pada ulasan di atas, penulis sudah menjelaskan apa manfaat menjenguk orang sakit bagi orang yang sedang sakit yaitu memberi motivasi dorongan, semangat serta menghibur agar dia semangat untuk segera sembuh dari sakitnya.

Sekarang penulis akan mengulas apa saja manfaat menjenguk orang sakit bagi orang yang menjenguknya.

Tahukah anda bahwa ternyata ada segudang manfaat bagi orang yang gemar dan suka mengunjungi saudaranya yang sedang sakit.

 

Berikut adalah beberapa manfaat yang akan kita peroleh saat kita mengunjungi saudara kita yang sakit:

1#Memperoleh rahmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala

Tahukah anda bahwa salah satu manfaat bagi orang yang gemar mengunjungi saudaranya yang sakit adalah akan memperoleh Rahmat dari Allah subhanahu wa ta’ala. Dimana rahmat Allah merupakan anugerah yang sangat besar yang sangat dibutuhkan oleh setiap muslim.

Apa artinya kita punya wajah yang tampan dan cantik apabila jauh dari rahmat Allah.

Apa artinya punya mobil mengkilat, rumah mewah dan harta berlimpah apabila jauh dari rahmat Allah. Apa artinya gaji yang tinggi, penghasilan yang banyak apabila kita jauh dari rahmat Allah.

Tiada artinya untuk keselamatan ahirat kita.

 

Maka mengunjungi dan menjenguk orang sakit merupakan salah satu sebab untuk menarik dan mendatangkan Rahmat dari Allah subhanahu wa ta’ala.

BACA JUGA :   Rahasia Doa Sebelum Tidur dan Doa Sesudah tidur Sesuai Sunnah Rosulullah

 

2#Wahana untuk bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala

Nikmat yang telah diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’Ala kepada kita sangatlah besar dan tak terhingga. Sehingga karena begitu besarnya nikmat Allah kadang-kadang kita merasa jauh dari nikmat dan karunia Allah.

Salah satu upaya kita agar kita bisa menyadari dan mengingat kembali betapa besar nikmat yang telah Allah berikan kepada kita adalah dengan memperbanyak mengunjungi saudara kita yang sedang sakit.

Dengan mengunjungi saudara dan tetangga kita yang sakit akan membuat kita sadar dan ingat betapa besar nikmat Allah berupa kesehatan.

Apa artinya makanan yang enak apabila orang sedang sakit. Apa artinya mobil yang empuk dan mewah apabila dia sedang sakit.

Tidak ada artinya kasur yang empuk dan mahal apalagi kita sedang sakit.

 

Maka menjenguk orang yang sedang sakit, mengingatkan kita akan begitu besar nikmat dan karunia Allah kepada kita berupa kesehatan.

 

3#Mengingatkan kepada akhirat

Menjenguk dan mengunjungi  orang yang sedang sakit , mampu mengingatkan kita kepada akhirat. Betapa jarang kita sadari bahwa setiap yang hidup pasti akan mati. Setiap yang sehat suatu saat akan terkena sakit.

Maka dengan banyak mengunjungi saudara kita yang sakit akan menyadarkan kita Betapa hidup di dunia itu sebentar saja. Betapa hidup kita itu bukan hanya untuk kerja dan menumpuk harta semata tetapi untuk beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

 

jadi…

Mendatangi dan menjenguk  orang sakit akan mengantarkan kepada kita kepada kesadaran bahwa dunia itu sementara dan akhirat selamanya.

Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al khudri. Bahwa nabi telah bersabda:

Kunjungilah orang yang sakit dan ikutilah jenazah, (hal tersebut) mengingatkan kalian dari akhirat.” (HR. Ahmad dengan sanad yang shohih)

 

4#Amalan penduduk surga

Tahukah kamu bahwa menjenguk dan mengunjungi orang sakit merupakan suatu amalan yang sangat besar Faidah dan pahalanya. Sampai-sampai menjenguk dan mengunjungi orang sakit merupakan amalan penduduk surga. Artinya orang-orang yang masuk surga adalah orang-orang yang oleh Allah diberi hidayah dan pertolongan sehingga mereka suka dan gemar mengunjungi orang yang sedang sakit.

Hal ini berdasarkan Sabda dari Nabi Muhammad Shalallahu Wassalam yang diriwayatkan dari sahabat Abu Sa’id Al khudri. Rasulullah alaihi wasallam telah bersabda:

“5 perkara yang barang siapa melaksanakannya pada sehari akan dituliskan baginya (bahwasanya) dia termasuk dari penduduk Surga; barang siapa yang menjenguk orang sakit, menghadiri jenazah, berpuasa pada hari itu, pergi berangkat menuju masjid dan membebaskan budak.”  (HR. Ibnu Hibban)

 

5#Bagaikan di dalam kebun surga

Doa menjenguk orang sakit itu punya keutamaan yaitu bagaikan orang yang berada di dalam kebun surga hal ini sesuai dengan sebuah hadist:

“Siapa saja yang menjenguk orang sakit akan senantiasa berada di kebun surga sampai ia kembali.” (HR. Muslim)

 

Tentu orang yang berada di dalam kebun, dia bisa ambil apa saja yang ada di di dalam kebun itu. Ketika seseorang bisa masuk ke dalam kebun, tentu dia telah mendapatkan izin dari pemilik kebun untuk memetik apapun yang ada di dalamnya.

Begitu juga orang yang berada di kebun surga, tentu dia oleh Allah telah diizinkan untuk memetik buah apapun yang ada di dalam surga. Karena diciptakan hanya untuk orang-orang pilihan Allah saja. Bisa kita bayangkan, surga adalah tempat segala kenikmatan yang tiada tara. Maka beruntung sekali orang yang mempunyai karakter dan kebiasaan suka menjenguk orang yang sakit.

 

6#Diiringi doa para malaikat

Tahukah anda bahwa orang yang gemar mengunjungi dan menjenguk saudaranya muslim lain yang sakit dia mendapatkan anugerah dari Allah berupa iringan doa dari para malaikat bukan hanya 1 atau 2 malaikat tapi ribuan malaikat mengiringi dan mendoakannya pada saat dia menjenguk saudaranya yang sedang sakit.

Hal ini berdasarkan sebuah hadis dari Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam:

“Barang siapa yang mendatangi saudaranya muslim (yang sakit) untuk menjenguknya, ia berjalan di atas kebun surga hingga ia duduk. Apabila ia duduk, rahmat (Allah) akan menyelimutinya. Bila waktu itu pagi hari, tujuh puluh ribu malaikat akan bersalawat kepadanya hingga sore hari, dan bila ia melakukannya di sore hari, tujuh puluh ribu malaikat tersebut akan bersalawat kepadanya hingga pagi hari.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah)

 

Doa menjenguk orang sakit sesuai sunnah

doa menjenguk orang sakit sesuai sunnah

Dalam pembahasan di atas penulis sudah menjelaskan tentang keutamaan mendoakan orang sakit, manfaat mendoakan orang sakit, baik bagi orang yang sedang sakit ataupun bagi orang yang menjenguknya.

Berikut penulis suguhkan kepada pembaca Fataya sekalian beberapa doa yang pas dan pantas kita panjatkan untuk mendoakan saudara, tetangga, teman kita yang sedang sakit.

Semoga dengan panjatan doa kita ini mereka Allah segera diberi kesembuhan dari sakit yang mereka derita.

Menjenguk orang sakit ini tidak hanya terbatas pada saudara, tetangga atau sesama muslim saja tetapi bisa juga terhadap sesama manusia walaupun beda agama beda ras, suku dan keturunan.

Hal ini tercermin dari sikap Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ketika anak paman beliau Abu thalib sakit.  beliau tetap menjenguknya.

 

Doa menengok dan menjenguk orang yang sedang sakit sesuai dengan sunnah nabi:

Berikut doa menjenguk orang sakit sesuai sunnah

Ketika menjenguk orang yang sedang sakit, nabi selalu duduk di dekat kepala orang yang sedang sakit. Kemudian beliau meletakkan tangan beliau ke dada ke kening, dada dan mengusapkannya.

 

Beliau menanyakan bagaimana keadaan Si sakit, apa yang dia rasakan. Beliau juga sering menanyakan apa yang diinginkan oleh si sakit. Jika apa yang diinginkan sesuatu yang tidak berbahaya maka beliau segera memenuhi hajat dan membawakan apa yang diinginkannya.

Sambil meletakkan tangan kanannya di tubuh orang yang sedang sakit beliau selalu membaca doa ini:

أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Penguasa Arsy yang agung untuk menyembuhkanmu. Dibaca tujuh kali. (Lihat Shahîh Adabil-Mufrad, 416)

 

Suatu ketika Aziz dan sakit menemui Anas bin Malik. Stabit berkata kepada Anas bahwa dia sedang sakit. Landasan Anas berkata ” bolehkah aku merukyah mu dengan doa yang telah diajarkan oleh Rasulullah kepadaku. Lantas Stabit menjawab “Ya silahkan”

Lalu Anas membacakan doa di bawah ini sebagai ruqyah untuk membantu menyembuhkan penyakit dengan doa-doa yang diajarkan oleh Rasulullah:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

ALLAHUMMA RABBAN NAAS MUDZHIBAL BA’SI ISYFI ANTASY-SYAAFII LAA SYAFIYA ILLAA ANTA SYIFAA’AN LAA YUGHAADIRU SAQOMAN.

Artinya:

“Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah ia. (Hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.” ( HR. Bukhari, no. 5742; Muslim, no. 2191)

 

Waktu menjenguk orang yang sedang sakit

Mungkin anda bertanya tanya, kapan waktu yang tepat untuk mengunjungi dan menjenguk orang yang sedang sakit?

Aslinya tidak ada ketentuan yang pasti kapan waktu yang tepat untuk menjenguk dan mengunjungi orang yang sedang sakit. Tetapi intinya kita menengok orang sakit pada saat saat yang tidak mengganggu.

Kita mengunjungi orang yang sakit sebentar saja tidak perlu lama-lama. Kecuali mamang kedatangan kita sangat ditunggu oleh si sakit.

Dengan demikian kehadiran kita walaupun lama akan menjadi penghibur bagi orang yang sedang sakit.

 

Adab menjenguk orang sakit

Menjenguk orang sakit merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat mulia. Tetapi walaupun begitu kita tetap harus memperhatikan etika dan adab ketika menjenguk. Jangan sampai Kita niatnya baik untuk menjenguk dan mendoakan orang sakit agar segera sembuh. Tetapi kenyataannya kedatangan kita menjadi sesuatu yang yang tidak baik bagi orang yang sedang sakit.

Maka mengetahui beberapa adab menjenguk orang yang sedang sakit ini sangat penting untuk kita ketahui. Sehingga ketika kita akan mengunjungi saudara, teman, tetangga yang sakit kita menggunakan Adab dan tatakrama ini dengan baik dan benar.

 

Berikut adab dan tata cara cara menjenguk orang yang sedang sakit:

doa untuk orang yang s edang

Tidak berlebihan dalam berkata-kata

Menghibur dan memberi semangat

Mengajak untuk selalu ingat kepada Allah

Meyakinkan bahwa semua penyakit pasti ada obatnya

Meyakinkan bahwa Allah adalah sebaik-baik penolong dan penyembuh segala macam penyakit

Tidak bercerita sesuatu yang negatif negatif tentang suatu penyakit

Mendoakan orang yang sedang sakit

 

Demikian beberapa ulasan ringkas yang bisa penulis sajikan ke hadapan pembaca Fataya. Semoga apa yang penulis suguhkan ini bermanfaat untuk pembaca sekalian.

Jika sekiranya artikel yang penulis sajikan ini bermanfaat silahkan share ke sosial media Anda. Terima kasih.

 

 

 

 

 

asuransi syariah, life insurance, car insurance, student insurance