Kisah Nabi Yusuf yang teguh menghadapai ujian godaan wanita

Kisah-Nabi-Yusuf

Kisah Nabi Yusuf yang teguh menghadapai ujian godaan wanita

masa kecil nabi yusuf

Gambar: Sindonews

Kisah  nabi Yusuf adalah kisah yang  sangat apik, unik dan menarik. Begitu apik dan menariknya kisah Yusuf ini untuk di ambil pelajaran, kisah ini di abadikan oleh Allah dalam Al Qu’ran.

Bahkan, Yusuf menjadi nama salah satu surat dalam Al Quran. yaitu surat Yusuf.

Nabi Yusuf adalah salah satu dari 25 nabi dan rasul Allah yang wajib di ketahui namanya oleh seorang muslim. Termasuk nabi yang wajib di ketahui namanya adalah nabi Muhammad dan nabi Ibrahim.

Silahkan pelajari Kisah hidup nabi Muhammad yang kaya akan ilmu dan teladan nyata.  Begitu juga dengan Kisah hidup nabi Ibrahim yang penuh pelajaran dan hikmah.

 

Masa kecil Nabi Yusuf

Nabi Yusuf adalah putra dari Nabi Yakub Alaihissalam.  Nabi Yakub punya 12 putra. Dari ke-12 putra Nabi Yakub, anak yang paling disayangi adalah Yusuf dan Benyamin.

Keduanya disayangi bisa jadi karena usianya paling muda atau karena tidak punya ibu. Mereka ditinggalkan oleh ibunya ketika ibunya melahirkan Benyamin.

Mereka berdua ini jauh lebih diperhatikan oleh ayahnya yaitu Nabi Yakub dibanding oleh saudara-saudara yang lain. Sehingga hal ini membuat rasa iri, dengki dan benci terhadap Yusuf dan Benyamin. Terutama Yusuf.

 

Mengapa Yusuf dibenci oleh mereka?

Karena Yusuf memiliki wajah yang sangat tampan, rupawan, jauh lebih cerdas dari saudara yang lain. Bukan hanya itu, Yusuf juga punya bentuk tubuh yang bagus, atletis dan indah.

Suatu malam ia bermimpi. Dalam mimpinya ini, Yusuf melihat ada 11 bintang, bulan dan matahari. Semua bersujud kepadanya.

Keesokan harinya, Yusuf menceritakan mimpi ini kepada ayahnya (Nabi Yakub). Ayahnya berpesan “Wahai anakku, janganlah kau ceritakan mimpimu kepada saudara-saudaramu. Nanti mereka akan memperdayakanmu dengan segala tipu daya! Sehingga setan itu menjadi musuh yang nyata bagi manusia”.

Nabi Yakub berpesan lagi “Sebelas bintang adalah saudara-saudaramu. Matahari adalah ayahmu. Bulan adalah ibumu. Semua akan  menghormatimu. Kelak kau akan jadi orang besar”.

Tanpa sepengetahuan Yusuf dan ayahnya, ternyata salah satu dari saudaranya mengetahui pembicaraan itu. Sejak saat itulah mereka semakin benci terhadap Yusuf dan berusaha untuk membuatnya celaka.

Suatu hari mereka meminta izin kepada ayahnya yaitu Nabi Yakub untuk mengajak Yusuf berburu. Awalnya  Nabi Yakub merasa berat untuk memberi izin. Tetapi mereka terus mendesak dan berjanji akan menjaga keselamatan Yusuf.

Maka dengan sangat berat hati, Nabi Yakub terpaksa memberi izin. Sedangkan Bunyamin, karena usianya masih belia, dia tidak diperbolehkan ikut berburu.

Ia tetap di rumah menemani ayahnya. Mereka membawa Yusuf ke pinggir hutan dekat dengan sumur tua. Semula mereka mengajak Yusuf bermain petak umpet.

Tetapi tiba-tiba mereka menangkap Yusuf. 

“Aku mau kalian apakan” Teriak Yusuf.

“Diam”Salah satu kakaknya membentak.

Mereka hendak membunuh nabi Yusuf. Namun tidak sampai hati mereka membunuhnya. Salah satu dari mereka punya usul, agar Yusuf dimasukkan saja ke dalam sumur. Pasti nanti akan ada kafilah yang lewat. Dan biasanya akan mengambil air. Saat mereka mengambil air, mereka akan menemukan Yusuf dan Yusuf akan dianggap sebagai budak dan layak dijual.

Dengan begitu, Yusuf akan tersingkir dari keluarga Yakub.

Yusuf kecil merasa tak berdaya saat saudaranya memasukkannya ke dalam sumur tua. Sebelum Yusuf dimasukkan ke dalam sumur, bajunya telah dilepas.

Kemudian mereka membunuh seekor hewan untuk diambil darahnya. Darah hewan ini ditumpahkan ke baju Yusuf. Dibuat seakan-akan Yusuf dimakan oleh binatang. Mereka telah membuat drama kebohongan.

Setelah itu mereka segera berangkat pulang dengan ekspresi wajah yang memelas, sedih. Mereka menghadap kepada ayahnya, Nabi Yakub. Seraya membawa baju Yusuf yang berlumuran darah. Mendengar kabar Yusuf celaka dimakan hewan buas, Nabi Yakub sangat sedih. Dalam kesedihan yang mendalam Ini, terus-terusan akhirnya membuat Nabi Yakub menjadi buta.

 

Yusuf ditemukan kafilah dagang

Kisah-Nabi-Yusuf

Gambar: kuliahislam.com

ٍٍSelang beberapa waktu, ada rombongan kafilah yang lewat. Mereka berhenti sejenak hendak mengambil bekal air. Tak di sangka, mereka menemukan sesosok anak kecil di dalam sumur.

Serta merta mereka mengambil anak kecil ini. Mereka membawanya sebagai tawanan. Mereka menganggap ini adalah anugerah, rezeki. Mereka akan menjual anak ini di negeri Mesir. Saat mereka sampai di negeri Mesir, mereka menawarkan Yusuf untuk dijual. Mereka memperdagangkan Yusuf di pasar budak.

Singkat cerita, pembeli Yusuf adalah seorang menteri kerajaan bernama Qithfir Azis. Dia punya seorang istri cantik bernama Zulaikha yang cantik dan tidak mempunyai anak. Mereka bermaksud menjadikannya sebagai anak angkat. Karena mereka melihat Yusuf adalah sosok anak yang baik, rupawan dan tampan.

Kini Yusuf hidup di lingkungan istana kerajaan Mesir. Dia hidup sangat baik, terjamin dan terhormat, tidak layaknya budak. Dia hidup sebagai seorang putra bangsawan. Dia hidup makmur, merdeka, nyaman. Di cukupi semua kebutuhannya.

 

Nabi Yusuf difitnah dan dipenjara

yusuf di fitnah dan di penjara

Gambar: dongengceritarakyat.com

Semakin lama Yusuf nampak tumbuh menjadi pribadi yang berbudi luhur, berperangai indah, mulia. Yusuf memiliki wajah tampan, rupawan, pikiran cerdas, cerdik. Kemudian Zulaikha mengangkat Yusuf sebagai kepala pelayanan di istana.

Tak terasa, hari berganti hari. Tahun berganti tahun. Yusuf makin ganteng, tampan dan rupawan.

Zulaikha,  tergoda ketampanan Yusuf.

Yusuf memiliki wajah yang tampan, rupawan.  Yusuf  juga Allah karuniai sikap ramah, lemah lembut. Zulaikha  merasa rindu pada Yusuf. Rasa rindu bukan sebagai seorang ibu kepada anak tetapi sebagai seorang wanita kepada lelaki dewasa.

Suatu hari, saat suaminya pergi jauh. Zulaikha mengenakan pakaian terbaiknya. Bau parfum tersebar di seluruh tubuhnya. Zulaiha menghampiri Yusuf di kamarnya. Yusuf berdebar kencang saat melihat penampilan Zulaikha yang lain dari biasanya.

Penampilan Zulaikah begitu menarik, mempesona bahkan merangsang. Lantas Zulaikha berkata kepada Yusuf “Marilah Yusuf seluruh jiwa dan ragaku kuserahkan kepadamu”.

“Jangan, jangan kau lakukan. Itu perbuatan tercela” Ucap Yusuf menolak.

Zulaikha terus merayunya. Yusuf hampir saja tergoda.

Namun ia segera ingat kepada Tuhan.

Yusuf pun berkata “Aku berlindung kepada Allah dari perbuatan maksiat ini. Bagaimanakah aku akan melakukan perbuatan ini. Sedang suamimu adalah Tuanku yang telah memuliakan dan berbuat baik kepadaku. Tentu tidak patut jika suatu kebaikan dibalas dengan penghinaan”.

Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Al Quran:

“Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata: “Marilah ke sini.” Yusuf berkata: “Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung. “ (QS Yusuf : 23)

Namun, hati dan pikiran Zulaikha telah dikuasai dan dirasuki oleh nafsu. Dia tergoda dan terpedaya oleh bujukan nafsu iblis. Dia tak menghiraukan peringatan Yusuf sama sekali. “Yusuf” Zulaikha menghambur dan memeluk Yusuf erat-erat.

“Tidak seorang pun melihat kita. Tidak ada yang mengetahui perbuatan kita”. Zulaikha meyakinkan Yusuf.

“Allah mengetahuinya” jawab Yusuf sambil melepaskan diri. Lalu dia berontak, berlari  dan melepaskan diri.

Zulaikha mengejar dan berhasil memegang baju belakang Yusuf. Tapi Yusuf terus berlari hingga baju bagian belakang robek.

Pada saat  yang sangat menegangan ini, Kitfir tiba tiba datang.

Karena merasa takut,  Zulaika mengadu dengan memutar balikkan fakta. Dia bilang bahwa Yusuf mengajaknya untuk berbuat mesum.

“Tidak, bukan saya. Dialah yang menghendaki perbuatan keji itu dan saya menolaknya” Yusuf membela diri.

Terjadilah saling tuduh menuduh.

 

Kemudian tiba tiba, datanglah seorang perempuan yang menggendong bayinya yang masih orok.

Setelah mendengar perdebatan antara Yusuf dan Zulaikha, tiba-tiba bayi itu dapat berbicara.

Sang jabang bayi  ini mengatakan “Lihat saja, jika baju Yusuf robek di bagian depan berarti dia yang memaksa sudah kau berbuat mesum jika bajunya robek di bagian belakang pertanda suruh yang masih bisa berbuat maksiat”.

Kitfir pun memeriksa dengan seksama.

Dan ternyata, baju Yusuf robek di bagian belakang. Betapa malunya pembesar kerajaan ini. Ternyata, istrinya sendiri yang telah berbuat salah. Lantas, dia berkata kepada istrinya “Sesungguhnya ini adalah tipu dayamu belaka”.

Kisah ini sebagaimana firman Allah di dalam Al  Quran:

“Dan keduanya berlomba-lomba menuju pintu dan wanita itu menarik baju gamis Yusuf dari belakang hingga koyak dan kedua-duanya mendapati suami wanita itu di muka pintu. Wanita itu berkata: “Apakah pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan isterimu, selain dipenjarakan atau (dihukum) dengan azab yang pedih?” (QS. Yusuf: 25)

 

Kitfir mendekati Yusuf dan berkata “Rahasiakanlah peristiwa ini. Jangan ada orang yang tahu”.

Dan Kitfir bilang pada Zulaikha Kamu harus mohon ampun kepada Tuhanmu atas dosa yang telah kamu lakukan. Bertobatlah kepada-Nya dengan tobat yang sebenar-benarnya”.

 

Para wanita terpesona melihat ketampanan  Yusuf

 

Awalnya peristiwa memalukan ini tersimpan rapat sekali tapi lama lama ramai  dan tercium juga.

Meski perkara ini telah diusahakan agar tidak bocor tetap saja peristiwa ini terdengar kabar oleh masyarakat umum. Dan menimbulkan bisikan-bisikan.

Awalnya dari satu orang ke orang yang lain. Akhirnya menimbulkan gunjingan di mana-mana.

Zulaikha merasa resah gelisah. Dalam hati dia berkata “Mereka belum pernah melihat Yusuf. Yusuf  selama ini selalu berada di dalam rumah. Andai kata mereka sudah melihatnya, pasti mereka lebih tergila gila lagi pada Yusuf”.

Lantas, Zulaikha mencari akal, bagaimana caranya memperlihatkan Yusuf para istri istri pejabat yang mempergunjingkannya.

Maka, pada suatu hari Zulaikha mengundang para wanita yang telah mempergunjingkannya. Setiap wanita yang datang di beri buah buahan dan sebilah pisau yang tajam untuk mengupas buah buahan yang di hidangkan itu.

Saat para wanita asyik mengupas buah dengan pisau yang ada di tangan mereka. Zulaikha menyuruh pelayan untuk memanggil Yusuf agar masuk dan berjalan di ruang tamu.

Semua mata terbelalak kagum melihat penampilan dan ketampanan yang ganteng dan rupawan. Semua orang tercengang sejenak. Bahkan mereka lupa diri.

“Inilah pemuda yang kalian gunjingkan itu. Ternyata kalian juga mengagumi kegantengannya. Sehingga tanpa sadar, kalian telah mengupas kulit tangan kalian sendiri” kata Zulaiha.

Yusuf seegra masuk lagi kedalam. Pada saat itulah para wanita tadi baru tersadar bahwa mereka telah mengupas tangan mereka, bukan mengupas buah yang ada di tangannya. Tangan mereka terkupas. Darah bercucuran. Suasana nampak panik. Mereka merasa tersipu malu dan mereka segera pulang ke rumah masing-masing.

BACA JUGA :   Keajaiban sedekah. Menanamkan prinsip memberi kepada anak

Zulaikha semakin jatuh hati pada Yusuf. Melihat keadaan semakin genting ini, Yusuf merasa ketakutan terutama kepada Allah. Yusuf pun  berdoa “Ya Tuhan, penjara itu jauh lebih baik bagiku daripada aku mengerjakan perbuatan yang tidak baik”.

Rupanya Allah mengabulkan doa Yusuf.

Untuk menutupi rasa malu pejabatnya. Maka raja Mesir yang mengetahui peristiwa itu segera memasukkan Yusuf ke dalam penjara meski sebenarnya dia tidak bersalah.

 

Yusuf masuk penjara

Tak ada jalan lain bagi Kitfir, Yusuf harus segera dipenjarakan. Jika tidak,  dia kuatir Zulaikha akan terus tergoda. Dan siapa tahu lama-lama  Yusuf tidak mampu mempertahankan kesuciannya.

Di dalam penjara, ada dua orang pelayan raja yang sama sama di penjara.

yang pertama bernama Nabo, seorang kepala bagian minuman. Orang kedua, bernama Malhab, sebagai kepala bagian makanan dan kue.

Keduanya, masuk penjara gara gara dituduh hendak membunuh raja dengan menaruh racun dalam makanan dan minuman. Yusuf mengajak kedua orang itu bertobat, beribadah hanya kepada Allah Semata.

Pada suatu hari Nabo menceritakan mimpinya kepada Yusuf  “Aku bermimpi memeras anggur dan akan ku jadikan khamr”. Nabo memohon kepada Yusuf agar mau mengartikan mimpinya.

Dengan tenang dan yakin Yusuf segera menjelaskan arti mimpi itu. Bergembiralah kamu, sebentar lagi kau akan dibebaskan dari penjara. Kamu akan diterima lagi sebagai kepala bagian minuman raja karena tuduhan terhadapmu tidak terbukti.

Malhab juga menceritakan mimpinya. Dan dia memohon kepada Yusuf agar membantu mengartikan makna mimpi itu “Aku telah bermimpi membawa kue di atas kepalaku. Ketika itu, tiba tiba seekor burung datang memakan kue itu”.

Selanjutnya Yusuf berkata “Sayang sekali Malhab, kamu akan mengalami nasib buruk. Tuduhan terhadapmu  terbukti. Raja akan menghukum kamu hingga mati di tiang salib. Mayatmu akan dimakan burung buas mulai dari kepalamu”.

Akhirnya tafsir mimpi ini benar-benar terbukti. Nabo dibebaskan dari tuduhan. Dan dia bisa keluar dari penjara. Bahkan dia boleh bekerja kembali di istana sebagai pelayan raja.

Sedangkan Malhab, dia terbukti bersalah dan dihukum mati. Dia terbukti bersalah karena akan melakukan kejahatan pembunuhan terhadap raja.

Sebelum Nabo keluar dari penjara, Yusuf berpesan agar menyampaikan keadaannya di dalam penjara. Dia ingin raja meninjau kembali keputusannya. Karena Sesungguhnya ia tidak bersalah. Justru, Zulaikha yang bersalah.

Namun setan membuat Nabo lupa pesan Yusuf. Yusuf tetap berada dalam penjara selama beberapa tahun lagi.

 

Mimpi Raja Mesir

mimpi raja mesir

Gambar: titikdua.net

Pada suatu hari raja Mesir manggil semua penasehat dan tukang ramal. Semalam sang raja bermimpi melihat 7 ekor lembu kurus memakan 7 ekor lembu yang gemuk-gemuk. Dan raja juga bermimpi melihat tujuh tangkai gandum yang hijau dan 7 tangkai gandum yang kering.

Para penasehat, tukang ramal, dukun diperintahkan oleh raja untuk mengartikan mimpi yang aneh ini.

Namun ternyata, tak seorangpun yang mampu memberikan jawaban yang memuaskan hati sang raja. Raja sangat kecewa.

Untung saja, Nabo ingat kepandaian temannya, Yusuf ketika ada di dalam penjara.

Dia mengatakan kepada raja bahwa ada seorang pemuda yang mampu mengartikan mimpi dengan sangat tepat dan cepat.

Kemudian raja segera mengutus Nabo untuk menemui Yusuf di penjara dan meminta kepadanya agar mau mengartikan mimpi tersebut.

Yusuf bukan saja mau mengartikan mimpi raja tapi jgua menerangan solusi dan jalan keluar dari mimpi raja.

Yusuf berkata “Mesir akan mengalami masa subur selama 7 tahun. Dan mengalami paceklik selama 7 tahun. Oleh karena itu, hasil panen selama 7 tahun di masa subur harus disimpan baik-baik jangan yang menghamburkan untuk persediaan 7 tahun masa paceklik.

Nabo kembali menghadap raja. Setelah disampaikan arti mimpi itu, sang raja merasa senang.

Di saat itulah, Nabo menyampaikan pesan hijau agar sang raja mengadili Yusuf dengan seadil-adilnya. Karena Sesungguhnya, dia tidak bersalah. Perkara Yusuf di selidiki dan setelah terbukti dia tidak bersalah, sang raja membebaskannya dari penjara.

 

Yusuf diangkat menjadi menteri ekonomi Mesir

yusuf menjadi menteri ekonomi

Gambar: Bersamadakwah

 

Setelah sang raja mengetahui kebenaran dan kesucian Yusuf. Dia semakin tertarik dengan Yusuf. Terlebih setelah diketahui bahwa Yusuf termasuk orang yang sangat cerdas. Sehingga mampu memberikan solusi dan jalan keluar bagi ekonomi Kerajaan Mesir.

Maka sang raja memanggil Yusuf untuk mengangkatnya menjadi menteri ekonomi perbendaharaan negara.Dia menjadi kepala gudang, agar dapat menanggulangi keserakahan para pejabat korup dan penindasan mereka terhadap rakyat, terutama jika nanti tiba musim paceklik.

 

Muslim paceklik tiba

Muslim paceklik pun tiba. Apa yang diucapkan Yusuf menjadi kenyataan. Sesudah berlangsung masa subur selama 7 Tahun.

Maka datanglah masa paceklik. Masa paceklik ini juga melanda daerah Palestina. Tempat tinggal Nabi Yakub dan saudara-saudara Yusuf yang lain.

Palestina tidak tahu mengira, bakal datangnya kemarau panjang itu. Tentu mereka kelabakan  dan kalangkabut.

Rakyat Paletina banyak yang menderita kelaparan. Mendengar di Mesir banyak tersedia makanan dan boleh ditukar dengan emas oleh masyarakat umum. Maka anak Nabi Yakub bermaksud pergi ke Mesir.

Pada waktu itu Benyamin tidak ikut serta.

Waktu mereka tiba di Mesir dan mereka menukar emasnya dengan gandum, mereka sama sekali tak mengira bahwa menteri ekonomi negeri Mesir adalah saudara mereka sendiri.

Sebenarnya, Yusuf mengetahui mereka. Namun pura-pura tidak mengenalnya. Yusuf memperlakukan mereka sebagai tamu terhormat. Mereka di jamu dengan makanan yang enak dan lezat. Mereka juga diberi bekal makanan yang cukup untuk pulang.

Ketika mereka bersiap untuk pulang ke Palestina, Yusuf berpesan kepada mereka “Bawalah saudaramu (yang seayah; Bunyamin) . Jika kamu tidak membawanya, lain kali kalian tidak diperbolehkan masuk negeri Mesir. Bukan hanya itu, kalian juga tidak boleh membeli bahan makanan di sini. Mereka kaget mendengar ucapan sang menteri. Tak disangka-sangka, dia mengetahui bahwa mereka masih mempunyai saudara lain yaitu Bunyamin”.

 

Yusuf bertemu  dengan Bunyamin

Ketika mereka tiba di rumah dan membuka karung gandum. Ternyata, emas emas yang mereka tukarkan berada di dalam karung beras bersama gandum. Mereka heran dan segera melaporkan hal ini kepada nabi Yakub. “Sungguh aneh?”

Ketika mereka menyatakan keinginan menteri ekonomi agar mereka membawa Bunyamin ke Mesir nabi Ya’kub langsung menolak. Beliau khawatir Benyamin akan mengalami nasib serupa Yusuf dahulu.

“Jika kami tidak boleh membawa Bunyamin, maka kami tidak boleh memasuki negeri Mesir dan tidak boleh membeli bahan makanan lagi” Kata mereka.

Nabi Ya’kub tetap tidak memperbolehkan benyamin dibawa pergi. Beliau trauma pernah kehilangan Yusuf.  Tetapi mereka tak memiliki persediaan bahan makanan. Persediaan  makanan semakin menipis. Maka ia mengizinkan Benyamin ikut pergi.

 

Mukjizat Nabi Yusuf

 

Setiap nabi dan rasul yang Allah utus selalu dibekali dengan mukjizat. Nabi Isa memiliki beberapa mukjizat, antara lain:

Nabi Nabi Yusuf pandai dan ahli berpidato. Pidato yang disampaikan oleh Yusuf sangat manis, mudah dipahami dan mudah masuk ke dalam hati para pendengarnya.

Banyak orang yang beriman karena mendengar dakwah dalam kata-kata indah manis Nabi Yusuf. Bukan hanya itu, beliau juga punya perangai, tingkah laku dan akhlak yang sangat mulia.

Nabi Yusuf memiliki wajah yang tampan. Ketampanan Nabi Yusuf layaknya cahaya matahari di siang hari. Setiap orang ingin selalu melihat wajah tampannya.

Nabi Yusuf mempunyai doa yang mustajab. Saat Nabi Yusuf berdoa. Maka doanya selalu dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

Nabi Yusuf ahli tafsir mimpi. Diantara salah satu mukjizat Nabi Yusuf adalah beliau ahli dalam memahami dan menafsirkan mimpi.

Nabi Yusuf sejak kecil oleh Allah diberi karunia dan kelebihan mampu memahami mimpi-mimpi, termasuk mimpi dari Raja Mesir dan dua orang sahabat yang dipenjara bersamanya.

Tafsir mimpi yang disampaikan itu bukan tafsir asal tetapi tafsir yang mampu mengungkap kebenaran yang sesungguhnya. Tafsir yang mampu membungkam orang yang meragukan kenabiannya.

 

Kisah cinta Nabi Yusuf dan Zulaikha

Cinta adalah hak setiap manusia. Cinta adalah sesuatu yang indah tetapi cinta harus berlabuh dengan Taqwa dan ridho Ilahi.

Cinta bukan nafsu. Cinta harus terbebas dari nafsu. Jangan sampai mengatasnamakan cinta padahal nafsu.

Cinta Nabi Yusuf adalah cinta yang unik, menarik. Betapa tidak, cinta Nabi Yusuf diabadikan di dalam Al  Quran. Di mana tidak ada kisah cinta yang diurai dalam Al Quran kecuali kisah cinta yang dialami oleh Nabi Yusuf Alaihissalam.

Sebagaimana di sebutkan dalam surat Yusuf.  Di sana di jelaskan tentang Imroatul Aziz. Istri pejabat ini dikenal sebagai Zulaikha. Sesungguhnya dalam hati kecilnya, Nabi Yusuf memiliki hamma (rasa rindu) kepada Zulaikha.

Sebagaimana disebutkan bahwa Zulaikha juga mempunyai hamma (berkehendak) terhadap Yusuf. Lantas timbul sebuah pertanyaan. Apakah hamma (rindu) Yusuf dan Zulaikha ini sama atau berbeda?

 

Di jelaskan bahwa Nabi Yusuf ada rasa hamma  (rindu) kepada Zulaikha. Sedangkan rasa hamma (rindu, cinta) yang ada dalam diri Zulaikha hendak membawa perbuatan buruk kepada Yusuf.

 

Petunjuk Allah adalah kunci Yusuf bisa selamat dari gangguan dan kehendak buruk Zulaikha ini. Memang sangat wajar, apabila Zulaikha jatuh hati kepada Yusuf. Karena memang Yusuf dianugerahi wajah yang tampan dan rupawan.

Sedangkan ketampanan Nabi Muhammad ditutupi oleh kewibawaan beliau. Di jelaskan di dalam tafsir bahwa Nabi Muhammad memancarkan keindahan dan kewibawaan.

Sehingga tak ada seorangpun yang tergoda dengan memandang beliau.

Hal ini berbeda dengan ketampanan yang dimiliki oleh Yusuf. Di mana ketanmpanan Yusuf memancarkan keindahan yang membuat para perempuan yang melihatnya menjadi terfitnah, tertarik dan tergoda.

 

Para penyair berkata bahwa seandainya perempuan-perempuan yang tergila gila saat melihat keindahan Yusuf. Saat melihat wajah Rasulullah Muhammad niscaya mereka lebih memilih hati mereka yang terpotong-potong daripada jari-jemarinya.

 

Hikmah kisah Nabi Yusuf

Dari kisah prjlanan hdiup nabi Yusuf   yang  penuh liku dan ujian. Ada banyak  pelajaran yang bisa kita petik. Inilah beberapa hikmah dan manfaat kisah nabi  Yusuf:

  1. Tidak sombong dengan ketampanan. Kwetampanan, kecanrikan, keindahan tubuh semata adalah karunia Allah. Harus di syukuri. Bahkan, ketampanan dan kecantikan rupa ini bisa jadi ujian Allah untuk diri kita.
  2. Menahan hawa nafsu. Nafsu ada sepaket dengan kelahiran kita ke muka bumi ini. Artinya, saat kita lahir sebagai manusia. Maka serta merta kita oleh Allah juga di karuniai nafsu. Nafsu ada bukan untuk di perturutkan. Nafsu hanya bisa di kendalikan, bukan di hilangkan.
  3. Bersikap Sabar. Saat menghadapi masalah, kita harus punya sikap sabar. Sabar bukan berarti diam. Sabar adalah gigih, tangguh dan tahan uji. Sabar juga berarti tidak cengeng , tidak mudah menyerah.
  4. Pasrah dan  tawakal kepada Allah. Manusia adalah makhluk yang lemah tanpa pertolongan Allah. Maka salah satu langkah agar kita selalu di tolong Allah adalah berserah diri kepadaNya.
asuransi syariah, life insurance, car insurance, student insurance

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*